
LombokPost-Pemprov NTB terus mematangkan kesiapan konektivitas udara, jelang gelombang kedatangan penonton ajang bergengsi MotoGP Mandalika 2026. “Kita sudah membahas kesiapan maskapai,” terang Asisten II Setda NTB Lalu Mohammad Faozal, Selasa (8/9).
Dari hasil pembahasan tersebut, Faozal menjelaskan sejumlah maskapai domestik siap menambah frekuensi penerbangan (extra flight).
Garuda Indonesia dipastikan menambah jadwal terbang dari dua menjadi tiga penerbangan sehari pada 8 hingga 12 Oktober.
Di periode tanggal yang sama, TransNusa rute Jakarta juga akan menyiagakan penerbangan tambahan. Sementara untuk Pelita Air, operasinya masih berjalan normal dan diharapkan ada penambahan meski terkendala keterbatasan armada.
Terkait Lion Air, Pemprov NTB meminta seluruh rute eksis milik maskapai tersebut dioperasikan maksimal menjelang perhelatan MotoGP.
Faozal berharap reaktivasi rute-rute luas Lion Air, seperti dari Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Makassar, Balikpapan, Labuan Bajo, Waingapu, hingga Tambolaka, dapat diimbangi dengan penambahan frekuensi penerbangan.
“Semua rute-rute yang memang existing di Lion Air itu diminta untuk dioperasikan menjelang MotoGP,” katanya.
Maskapai TransNusa, juga akan menambah penerbangan rute Jakarta pada 8-12 Oktober. Sementara Pelita Air masih beroperasi secara normal dan diharapkan dapat menambah penerbangan.
Namun, penambahan tersebut masih terkendala keterbatasan pesawat. Untuk penerbangan internasional, AirAsia dari Kuala Lumpur masih tetap beroperasi.
Sedangkan Scoot dari Singapura saat ini memiliki frekuensi 10 penerbangan dalam sepekan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




