
LombokPost-Capaian Imunisasi Bayi Lengkap (IDL) di NTB masih di bawah target. Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) NTB HL Hamzi Fikri mengatakan, kondisi tersebut patur menjadi perhatian.
“Penguatan dilakukan melalui percepatan pelayanan, penjangkauan sasaran yang belum mendapatkan imunisasi, imunisasi kejar, serta kolaborasi dengan berbagai pihak,” tegasnya, Minggu (13/9).
IDL diberikan kepada bayi usia 0-11 bulan dan anak bawah dua tahun (baduta) usia 12-23 bulan. Di NTB, targetnya mencapai 98.488 anak.
Baca Juga: Dinas Kesehatan Mataram Kejar Target Imunisasi HPV untuk Murid SD
Berdasarkan data dari Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) manual yang dirilis Dikes NTB, capaian IDL 47,09 persen. Bahkan berdasarkan Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK), capaian 36,36 persen.
Padahal, target imunisasi bayi lengkap hingga Juli 2026 ditetapkan 55,4 persen. Sedangkan target tahunan imunisasi bayi lengkap NTB mencapai 95 persen.
Karenanya Dikes NTB meminta seluruh kabupaten/kota dan Puskesmas, memperkuat sweeping sasaran yang belum mendapatkan imunisasi secara lengkap.
Pelacakan dilakukan secara aktif melalui pendataan by name by address, kunjungan rumah, serta imunisasi kejar bagi anak yang terlambat atau belum mendapatkan imunisasi sesuai jadwal.
“Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari strategi peningkatan imunisasi rutin dan penjangkauan anak zero dose,” jelasnya.
Dikes NTB juga terus mendorong advokasi lintas sektor, kolaborasi dengan mitra pembangunan, pelacakan sasaran, optimalisasi fasilitas pelayanan kesehatan, mobilisasi masyarakat, hingga peningkatan kapasitas petugas.
Pemahaman orang tua mengenai manfaat imunisasi menjadi penting agar terdorong membawa anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




