
LombokPost-Pembangunan Museum Sade masih dalam tahap persiapan, Pemprov NTB mulai menyiapkan konsep dan koleksi yang akan ditampilkan.
“Kami sudah menyusun RAB-nya. Dan saat ini sudah tahapan penyusunan naskah akademik dan sudah sampai pada tahapan mengidentifikasi koleksi apa yang sesuai dengan naskah akademik,” terang Kepala Museum NTB Ahmad Nuralam, Kamis (17/9).
Tahapan pembentukan Museum Sade yang telah disusun tersebut, dilaporkan kepada Ketua Satgas Rekonstruksi Desa Sade, Asisten II Setda NTB Lalu Mohammad Faozal. Museum NTB mengusulkan anggaran mencapai Rp 250 juta.
Baca Juga: Yayasan Cili Community House Trauma Healing Warga Kampung Sade dengan Jalan-jalan
Museum NTB berperan dalam menyiapkan dan men-display koleksi. “Nanti pengelolaannya diserahkan ke masyarakat, bukan bagian dari museum NTB,” ujarnya.
Nuralam mengatakan, kesiapan Museum Sade untuk dinikmati wisatawan saat Motogp Mandalika bergantung pada penyelesaian bangunan.
Setelah bangunan final, pihaknya baru dapat menyesuaikan penataan koleksi dengan ukuran dan pembagian ruang yang tersedia.
“Final bangunan itu kita harus lihat luas bangunannya seberapa, tinggi bangunan seberapa, terus pembagian dimensi dari tema-tema itu,” jelasnya.
Rancangan sementara, bangunan Museum Sade berukuran sekitar 8x10 meter. Dengan ukuran tersebut, jumlah benda yang akan ditampilkan diperkirakan 30-50 koleksi. “Seperti museum desa,” tandasnya.
Pamong Budaya Madya Museum NTB Bunyamin mengatakan, konsep utama museum mengangkat tema Jejak Kehidupan dari Desa Sade, dibagi menjadi lima subtema.
Yakni jejak leluhur, ruang dan budaya Sade, selanjutnya Sade mendunia, peristiwa ketika api menghanguskan Sade, serta Sade bangkit dan menyongsong masa kejayaan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




