Kasus Kanker Payudara Usia Muda Ditemukan, YKI NTB Bekali Pelajar Cara Deteksi Dini

LombokPost-Pasien kanker payudara tak hanya ditemukan pada kelompok usia 40 tahun ke atas.
Dokter Spesialis Bedah Konsultan Bedah Onkologi dr Made Agus Suanjaya menyebut, pasien berusia 25–27 tahun juga ditemukan sehingga edukasi kesehatan perlu diberikan sejak usia sekolah.
“Sekarang 2026, bukan lagi hanya 40 tahun ke atas. Anak muda-muda banyak. Yang paling baru 25–27 tahun, jadi masih muda usianya,” ungkap dr Agus.
Hal itu disampaikannya saat kegiatan sosialisasi dan Edukasi Kanker Payudara dan Pentingnya Deteksi Dini yang digelar Yayasan Kanker Indonesia (YKI) NTB di SMKN 1 Mataram, Jumat (23/10).
Baca Juga: Sihir Superfood Tropis! Intip 16 Manfaat Nanas bagi Kesehatan, Mulai Diet hingga Tangkal Kanker
Kegiatan dalam rangka Breast Cancer Awareness Month 2026 tersebut mengangkat subtema Meningkatkan Kesadaran dan Kepedulian Generasi Muda terhadap Kanker Payudara, dihadiri ratusan peserta; ada siswa, guru, hingga mahasiswa.
Agus menjelaskan, dari penelitian yang dilakukannya pada 2020 di RSUD NTB, terkait kasus kanker payudara se-NTB, pasien terbanyak saat itu berasal dari kelompok usia 40 tahun ke atas. Kasus yang ditemukan juga banyak berada pada stadium lanjut.
Perubahan temuan kasus pada kelompok usia lebih muda, menjadi salah satu alasan pentingnya menyasar pelajar SMK sederajat. Menurutnya, pemahaman tentang kesehatan perlu diberikan sejak masa pubertas, ketika seseorang mulai membentuk kebiasaan makan, berolahraga, dan menjalani pola hidup sehari-hari.
Edukasi sejak dini menjadi, upaya untuk memutus mata rantai risiko penyakit sebelum berkembang pada kemudian hari.
Informasi kesehatan yang tepat perlu diberikan kepada remaja agar mereka memahami pentingnya menjaga tubuh dan mengenali risiko kanker payudara.
“Kanker ini tidak langsung, misalnya sekarang makan, besok kena oh tentu tidak seperti. Bisa nanti lima sampai sepuluh tahun lagi terjadi. Kalau dari awal kita potong mata rantainya, harapan kita nanti lima sampai sepuluh tahun lagi, semoga anak-anak kita ini tidak terkena kanker itu,” bebernya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




