LombokPost - Tim Panitia Seleksi (Pansel) telah mengumumkan 10 pendaftar yang lulus seleksi administrasi, Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya Sekretaris Daerah (Sekda) NTB.
Diantaranya, Najamuddin Amy, S.Sos., MM, selaku kepala Biro Perekonomian Setda NTB. Dr. H. Ahsanul Khalik, S.Sos., MH, selaku staf Ahli Gubernur Bidang Sosial dan Kemasyarakatan Setda NTB. Wirawan, S.Si., MT, selaku kepala Dinas Pemuda dan Olahraga NTB.
Yusron Hadi, S.T., MUM, selaku kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik NTB. Drs. H. Fathurrahman, M.Si, selaku asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda NTB.
Selanjutnya, ada Dr. Ahmad Saufi, S.Si., M.Sc, merupakan asisten Deputi Pemberdayaan dan Peningkatan Prestasi Bangsa Kemenko PMK.
Abul Chair, AK, selaku kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur; Dr. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd, adalah kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB.
Taufik, S.T., MT, selaku kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bima; serta Jamaluddin, S.Sos., MT, merupakan kepala Dinas Perdagangan NTB.
Salah satu peserta, Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB Dr. Aidy Furqan mengungkapkan motivasinya mengikuti seleksi terbuka Sekda NTB. Ia mengaku telah mengabdi sebagai aparatur sipil negara (ASN) dalam waktu yang cukup lama dan memiliki pengalaman hampir 19 tahun dalam mengelola lembaga pemerintahan. “Saya memulai karier dari kepala seksi hingga menjadi kepala dinas,” jelasnya, Minggu (21/12).
Aidy menuturkan meski baru bertugas di dua OPD, yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) serta Dinas Ketahanan Pangan NTB, namun ruang lingkup pengelolaan yang ditangani cukup luas, mencakup sektor pertanian, perikanan, kelautan, perdagangan hingga perbankan.
Keyakinan Aidy juga didorong oleh pengalamannya mengikuti seleksi direktur di Kemendikbudristek di mana ia berhasil meraih skor tertinggi.
Selain itu, pengalamannya mengelola ribuan guru dan tenaga kependidikan saat di Dinas Dikbud dianggap menjadi modal kuat dalam menata SDM aparatur di skala yang lebih besar. “Pengalaman itu menjadi bekal penting dalam mengelola manajemen pemerintahan,” ujarnya.
Kemudian, ada keinginannya untuk membantu Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, dalam merealisasikan visi NTB Makmur Mendunia, dengan tiga agenda utama; menghapus kemiskinan ekstrem, memperkuat ketahanan pangan, dan mewujudkan pariwisata mendunia.
Dengan motivasi tersebut dan tanpa mengesampingkan kemampuan peserta lain, Aidy kemudian menghadap dan melaporkan niatnya kepada Gubernur Iqbal, setelah memastikan seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.
“Pak Gubernur menyampaikan terima kasih dan mempersilakan untuk berkompetisi dengan baik. Beliau berharap semakin banyak peserta, semakin banyak pilihan terbaik untuk NTB,” ungkapnya.
Karena itu, Aidy menyatakan siap mengikuti seluruh tahapan seleksi, dengan berbekal pengalaman dan persiapan yang matang. “Saya mengikuti proses ini dengan sungguh-sungguh dan profesional,” pungkasnya.
Kepala Biro Organisasi Setda NTB Najamuddin Amy mengungkapkan dirinya akan mengikuti proses seleksi Sekda NTB, dengan sebaik-baiknya.
“Saya menyambut sungguh-sungguh keinginan kuat Pak Gubernur ingin menata birokrasi NTB,” jelasnya.
Keseriusan dan kesungguhan itu, kata Najamuddin, dibuktikan dengan menjadi pendaftar pertama dalam seleksi Sekda NTB sejak pendaftaran dibuka. “Saya menjadi pendaftar pertama tanpa saya berpikir lama setelah pansel di buka,” ujarnya.
Saat Gubernur Iqbal dan Wagub Dinda memiliki niat dan cita-cita mulia membangun daerah, maka birokrat harus siap berdiri di barisan terdepan, untuk mewujudkan visi dan misi NTB Makmur dan Mendunia. “Birokrat di NTB harus siap sungguh-sungguh,” tegasnya.
Najamuddin juga menyatakan kesiapannya, mengikuti tahapan berikutnya. “Harus siap, apapun tes dan kondisinya,” kata dia.
Setelah dinyatakan lulus administrasi, para peserta akan mengikuti tahapan penilaian potensi, kompetensi manajerial, dan sosial kultural yang dijadwalkan berlangsung pada 22-24 Desember 2025.
Penilaian tersebut dilaksanakan mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai, bertempat di Pusat Penilaian Kompetensi Aparatur Sipil Negara BKN. “Tahapan lanjutan ini, untuk memastikan kualitas dan kompetensi calon Sekda NTB,” jelas Ketua Tim Pansel Sekda NTB Riduan Mas’ud.
Editor : Akbar Sirinawa