Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

KEK Mandalika Makin Dilirik Investor

Yuyun Kutari • Sabtu, 7 Februari 2026 | 11:17 WIB
PRIMADONA KEK MANDALIKA: Seorang pebalap unjuk kebolehannya, di hadapan penonton saat gelaran MotoGP Mandalika 2025 lalu.
PRIMADONA KEK MANDALIKA: Seorang pebalap unjuk kebolehannya, di hadapan penonton saat gelaran MotoGP Mandalika 2025 lalu.

LombokPost - Perkembangan investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, terus menunjukkan tren positif.

Sejumlah investor asing mulai merealisasikan komitmennya, bahkan beberapa proyek telah memasuki tahap awal pembangunan.

“Baru-baru ini kami mendapatkan investor dari Spanyol, sementara investasi dari Jepang juga sudah mulai berjalan,” jelas Direktur Operasi Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) Troy Warokka.

Pembangunan awal resort yang direncanakan, menjadi salah satu yang paling megah di Mandalika telah dimulai, ditandai dengan hadirnya Cleo Beach Club, ini menunjukkan KEK Mandalika terus mengalami perkembangan.

Terkait gambaran investasi ke depan, Troy menilai progres pengembangan KEK Mandalika berjalan cukup baik dan menunjukkan pergerakan yang konsisten

 “Alhamdulillah, secara investasi terus bergerak,” katanya.

Akan ada beberapa investasi baru yang akan muncul, meskipun saat ini belum bisa diungkapkan secara rinci, namun tingkat kepercayaan investor terhadap Mandalika dinilainya cukup positif.

Kepercayaan tersebut tercermin dari masuknya investor asing dari berbagai negara, seperti Jepang, Belanda, Maroko, hingga Spanyol.

Menurut Troy, ada beberapa faktor utama yang menjadi pertimbangan investor untuk menanamkan modalnya di Mandalika.

“Yang pertama mereka meminta kepastian keamanan, dan itu bisa kita berikan. Kemudian situasi yang kondusif, itu juga bisa kita jaga,” tegasnya.

Selain itu, keberlangsungan event internasional seperti MotoGP menjadi bukti nyata bahwa aktivitas di KEK Mandalika terus berjalan. Ia menambahkan, berbagai kegiatan berskala internasional.

Termasuk kehadiran legenda MotoGP seperti Valentino Rossi, serta agenda pariwisata seperti Mandalika Hospitality Festival, turut menjadi indikator penting bagi investor. 

“Ditambah lagi dengan hadirnya merek-merek internasional, seperti Starbucks. Itu menambah kepercayaan investor untuk masuk ke Mandalika,” katanya. 

Diakuinya, pengembangan KEK Mandalika masih memiliki ruang yang cukup besar untuk digarap.

Luasnya lahan yang tersedia, membuat proses pengembangan dilakukan secara bertahap. 

“Progresnya positif dan terus meningkat setiap tahun,” ujarnya.

Menurut Troy, kunci utama percepatan pengembangan KEK Mandalika adalah dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah. 

“Yang paling penting adalah dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten. Semua mendukung pengembangan Mandalika, dan ini harus kita jalankan bersama-sama,” tegasnya. 

Untuk mempercepat minat investor masuk ke KEK Mandalika, InJourney akan terus melakukan promosi aktif, melalui sosialisasi dan penjajakan langsung kepada calon investor. 

“Kita harus banyak melakukan sosialisasi, roadshow, dan bertemu langsung dengan calon investor, termasuk dari luar negeri,” jelasnya.

Ke depan, InJourney akan menginisiasi forum business matching yang melibatkan investor lokal maupun internasional tersebut. Meski begitu, pada akhirnya kunci utama menarik investasi ke KEK Mandalika tetap bertumpu pada terciptanya situasi yang aman dan kondusif. “Yang paling penting itu situasi yang kondusif dan aman. Itu kunci,” tutupnya.

terang Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) NTB Irnadi Kusuma mengatakan Pemprov NTB mendorong penguatan komunikasi lintas sektor.

Ini untuk menentukan sektor prioritas pengembangan investasi, sekaligus membuka ruang lebih luas bagi investor, termasuk dari luar daerah dan luar negeri, guna meningkatkan nilai investasi di seluruh wilayah NTB secara lebih merata. “Ini juga menjadi concern kami,” jelasnya.  

Editor : Kimda Farida
#MotoGP #kawasan ekonomi khusus (kek) #investasi #Investor #belanda #Mandalika #valentino rossi #ITDC #KEK Mandalika #InJourney Tourism Development Corporation