LombokPost-Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) NTB menerima audiensi Tim Riset Internasional Lingkungan dan Perubahan Iklim Institut Pertanian Bogor (IPB).
Audiensi tersebut dilakukan dalam rangka kunjungan lapang pelaksanaan kajian bertajuk, Strategi Tata Kelola Lanskap Darat–Laut untuk Mendukung Keberlanjutan Agroekosistem.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Pengolahan Hasil Perikanan Dislutkan NTB Karim Marasabessy mengatakan dalam audiensi tersebut, tim peneliti IPB menyampaikan bahwa kajian yang mereka lakukan bertujuan untuk mendalami informasi terkait pengaruh tutupan lahan di wilayah hulu terhadap produktivitas budidaya rumput laut di kawasan pesisir.
Penelitian ini melihat keterkaitan antara pengelolaan wilayah daratan dengan keberlanjutan sektor kelautan dan perikanan, khususnya pada komoditas budidaya.
"Produktivitas budidaya laut tidak hanya ditentukan oleh faktor teknis di perairan, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan secara lebih luas, termasuk dampak dari perubahan tutupan lahan di daratan," jelasnya.
Deforestasi di wilayah hulu dapat berimbas pada kondisi perairan pesisir yang menjadi lokasi budidaya.
Karena itu, menurutnya, pengelolaan ruang yang terintegrasi antara wilayah darat dan laut menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan usaha budidaya, termasuk rumput laut.
Karim juga menyampaikan pengaturan pola ruang di NTB telah memiliki payung hukum yang jelas melalui Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi NTB Tahun 2024–2044.
"Regulasi ini menjadi pedoman dalam pemanfaatan ruang secara berkelanjutan, termasuk dalam mendukung sektor kelautan dan perikanan," kata dia.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan riset, Dislutkan NTB turut menyediakan data serta informasi awal terkait wilayah dan komoditas budidaya yang menjadi objek kajian.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan akademisi, Dislutkan NTB berharap hasil penelitian ini dapat menghasilkan rekomendasi strategis yang memperkuat arah kebijakan pengelolaan sumber daya pesisir dan laut secara berkelanjutan di Provinsi NTB.
Editor : Kimda Farida