Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kebebasan Tak Boleh Menyerang Identitas Personal

R
Penulis: Redaksi❯
Dr Alfisahrin, Pengajar Sosial Politik Universitas 45 Mataram
Dr Alfisahrin, Pengajar Sosial Politik Universitas 45 Mataram

Advertisement

LombokPost - Kritik adalah salah satu pilar penting demokrasi. Demokrasi justru hidup dari ruang publik yang rasional, dimana warga negara harus dan bebas mengkritik pemerintah.

Tetapi dalam demokrasi kritik bukan berlaku tanpa batas etika. Ada fatsoen politik (etika) yang menjaga pilar moral demokrasi.

Pertama, kritik tidak boleh mengandung ujaran kebencian. Kedua, kritik tidak boleh menyerang identitas personal. Ketiga, kritik tidak boleh menyulut dan menghasut kekerasan.

Prinsip etik ini harus dijaga oleh publik agar kebebasan bicara tidak disalahpahami sebagai yang bersifat absolut.

Kewarasan demokrasi adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah butuh masukan, dan rekomendasi, bahkan pandangan konstruktif publik. Tetapi kebebasan bicara dan kritik publik dalam demokrasi harus dibangun dari landasan etika.

Advertisement

Saluran demokrasi seperti negosiasi dan dialog dapat dijadikan sebagai fasilitas korektif kebijakan. Bukan hanya kritik sebagai satu-satunya instrumen mengemukakan pendapat.

Demokrasi menghargai pluralitas ide dan pendapat publik. Tetapi menolak segala bentuk kekerasan verbal seperti ujaran kebencian dan diksi pejoratif.

Publik harus menggunakan ruang publik dengan cara yang sehat. Kritik terhadap kekuasaan, apalagi di ruang publik harus bertumpu pada substansi masalah dan kebijakan yang dinilai keliru. Itupun dengan data, dan kajian bukan sebaliknya dengan caci maki.

Publik memang tidak dibatasi kritik sebagai bentuk partisipasi tetapi political fatsoen (etika politik) juga harus dijaga sebagai ciri khas demokrasi.

Di negara demokrasi yang liberal yang maju pun kebebasan seseorang dibatasi oleh kebebasan orang lain dan kewajiban menghormati hak hukum orang lain.

Advertisement
Editor : Redaksi
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ucapan Lawas Pandji soal Raffi Ahmad Kembali Viral, Singgung Posisi di Lingkaran Pemerintah

Ucapan Lawas Pandji soal Raffi Ahmad Kembali Viral, Singgung Posisi di Lingkaran Pemerintah

Nama Raffi Ahmad kembali menjadi perbincangan publik karena ucapan lama komika Pandji Pragiwaksono yang kembali viral di media sosial.

Dewan Lombok Tengah Kritik Ketimpangan Anggaran RAPBD 2027

Dewan Lombok Tengah Kritik Ketimpangan Anggaran RAPBD 2027

Pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Lombok Tengah terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2027 diwarnai kritik

Kunjungi Tersangka Kasus Santri Luka Bakar, Wakil Bupati Lombok Tengah Dihujani Kritik Netizen

Kunjungi Tersangka Kasus Santri Luka Bakar, Wakil Bupati Lombok Tengah Dihujani Kritik Netizen

ramai diperbincangkan publik Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah diketahui mengunjungi pimpinan pondok pesantren yang berstatus tersangka

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer