
LombokPost – BAIC Indonesia meramaikan peta persaingan mobil listrik tanah air dengan menyiapkan produksi lokal BAIC T1.
Crossover listrik itu ditargetkan mulai dirakit di dalam negeri akhir 2026 atau paling lambat awal 2027.
Rencana tersebut menjadi angin segar bagi calon konsumen.
Sebab, perakitan lokal berpeluang memangkas sejumlah komponen biaya impor.
Sekaligus membuka jalan bagi BAIC untuk menawarkan harga yang lebih kompetitif.
Chief Operating Officer (COO) BAIC Indonesia Dhany Yahya mengatakan, proses produksi akan dilakukan melalui fasilitas PT Handal Indonesia Motor di Purwakarta, Jawa Barat.
“Iya akhir tahun ini atau awal tahun depan di Handal,” ujar Dhany.
Langkah lokalisasi produksi tidak sekadar mengejar efisiensi biaya.
BAIC juga membidik pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Jika memenuhi persyaratan, kendaraan tersebut berpeluang mendapatkan fasilitas fiskal yang dapat membantu menekan harga jual.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




