LombokPost-Kisah cinta Mini dengan transmisi manual telah berakhir. Bulan Mei lalu, bos Mini Stephanie Wurst mengatakan kepada Autocar, Mini 99 persen yakin transmisi manual sudah mati untuk kendaraan generasi berikutnya dari merek tersebut.
Dilansir dari The Drive, dari orang dalam Mini sendiri mengatakan ada dorongan internal untuk menjaga manual tetap hidup. Setidaknya untuk model berperforma tinggi tertentu.
Baca Juga: The Nun 2, Valak Biarawati Iblis Mulai Tayang Di Bioskop
Namun Wurst dengan tegas mengatakan Mini Cooper baru tidak akan memiliki tiga pedal. ‘’Sayangnya, kami tidak memiliki manualnya,’’ kata Wurst kepada Top Gear saat peluncuran Mini Cooper baru.
Sebelum komentar Wurst, ada harapan bahwa manual ini akan bertahan setidaknya untuk satu generasi lagi.
Tingkat penerimaan pelanggan terhadap Mini John Cooper Works dengan transmisi manual saat ini adalah 45 persen, yang tentunya cukup untuk menciptakan bisnis untuk mobil masa depan.
Dengan disuntik matinya produksi mobil transmisi manual, menurut Wurst, tidak akan menghentikan Mini dari balap. ‘’Karena motorsport adalah bagian besar dari warisan Mini, namun babak baru balap ini mungkin terlihat sedikit berbeda,’’ ujar Wurst.
Editor : Alfian Yusni