Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anggaran Pendidikan Mataram Terpangkas, Sekolah Diminta Lebih Kreatif

A
Penulis: Ali Rojai❯
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost- Anggaran pendidikan Kota Mataram dipastikan terpangkas setelah kebijakan pemotongan Transfer ke Daerah (TKD).


Advertisement

Dampaknya, anggaran pendidikan tahun 2026 di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram berkurang cukup besar, mencapai Rp 7 miliar dari pagu awal.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Mataram (DPM) Prof Muhammad Tajuddin menegaskan, pemangkasan anggaran pendidikan Mataram berpotensi memperlambat berbagai kegiatan sekolah, termasuk program ekstrakurikuler hingga peningkatan mutu layanan belajar.

“Kalau secara umum tentu berdampak pada sekolah. Program-program otomatis akan berkurang,” ujarnya, Prof Tajuddin.

Advertisement

Menurutnya, kegiatan peningkatan kompetensi guru yang sebelumnya rutin kini semakin jarang terlaksana. Padahal perkembangan teknologi pendidikan menuntut guru selalu mengikuti pembaruan.

“Program peningkatan kompetensi guru itu jarang dilaksanakan di Kota Mataram, sementara ilmu berkembang, alat berkembang, sarana prasarana berkembang,” jelas Prof Tajuddin.

Ia juga menyoroti bantuan pemerintah berupa fasilitas digital seperti smartboard. Namun bantuan alat tanpa SDM yang terlatih membuat manfaatnya tidak maksimal.

Advertisement

“Sementara SD sekarang dapat bantuan alat, tapi penggunaannya mereka tidak tahu. Ini harus dibarengi pelatihan,” tambah Prof Tajuddin.

Meski anggaran pendidikan Mataram mengalami pemotongan, Prof Tajuddin mengajak sekolah tetap menjalankan tugas secara maksimal dan kreatif. Ia menilai kualitas pendidikan bisa tetap ditingkatkan bila seluruh elemen bekerja dengan komitmen kuat.

“Mari bekerja dengan ikhlas. Jangan terlalu terpaku pada anggaran, tapi lebih kreatif,” ucap Prof Tajuddin.

Para murid SDN 27 Cakranegara saat belajar, belum lama ini. Anggaran pendidikan Mataram terpangkas, sekolah diminta lebih kreatif.
Para murid SDN 27 Cakranegara saat belajar, belum lama ini. Anggaran pendidikan Mataram terpangkas, sekolah diminta lebih kreatif.

Dengan kondisi ini, evaluasi dan penataan ulang program menjadi kunci agar anggaran pendidikan yang tersisa tetap berdampak pada peningkatan mutu pendidikan di Kota Mataram.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Napas Keuangan Bima Kembali Lega, Pemkab Diguyur Rp 277 Miliar, Pemkot Kebagian Rp 53 Miliar

Napas Keuangan Bima Kembali Lega, Pemkab Diguyur Rp 277 Miliar, Pemkot Kebagian Rp 53 Miliar

Pemkab Bima dan Pemkot Bima sama-sama mendapat tambahan transfer ke daerah (TKD) pada Agustus 2026. Jika digabung, tambahan dana yang masuk

Video Pelajar Diduga Bawa Sajam di Mataram Viral, Disdik Siapkan Sanksi Tegas

Video Pelajar Diduga Bawa Sajam di Mataram Viral, Disdik Siapkan Sanksi Tegas

Forum OSIS SMP Mataram deklarasikan gerakan pelopor kedamaian untuk melawan kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah serta keluarga.

Temuan Audit Dana BOS Berulang, Kepala Sekolah di Mataram Terancam Digeser

Temuan Audit Dana BOS Berulang, Kepala Sekolah di Mataram Terancam Digeser

Temuan audit dana BOS berulang, Disdik Mataram evaluasi kinerja kepala sekolah. Kasek dengan catatan buruk terancam digeser dari jabatannya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer