Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wisuda STID Mustafa Ibrahim Kukuhkan 52 Lulusan dan Teguhkan Moderasi Beragama

A
Penulis: Ali Rojai❯
Ketua Yayasan STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Kediri TGH Muchlis Ibrahim (atas podium) memberikan sambutan pada wisuda XIV, Sabtu (29/11). Wisuda STID Mustafa Ibrahim kukuhkan 52 lulusan.
Ketua Yayasan STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Kediri TGH Muchlis Ibrahim (atas podium) memberikan sambutan pada wisuda XIV, Sabtu (29/11). Wisuda STID Mustafa Ibrahim kukuhkan 52 lulusan.

LombokPost- Wisuda Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mustafa Ibrahim Al Ishlahuddiny Kediri kembali digelar dengan khidmat, Sabtu (29/11). Dalam Wisuda STID Mustafa Ibrahim XIV ini, sebanyak 52 lulusan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) serta Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) resmi dikukuhkan.


Advertisement

Hadir Ketua Yayasan TGH Muchlis Ibrahim, Sekda Lombok Barat H Ilham, Wakil Koordinator Kopertais Wilayah XIV Mataram Prof Dr H Sayid Ali Jadid Al Idrus M.Pd, para senat, orang tua wisudawan dan tamu undangan.

Ketua STID Mustafa Ibrahim Al Ishlahuddiny Kediri Abdul Kohar M.H menegaskan, wisuda STID Mustafa Ibrahim tidak sekadar seremoni, melainkan momentum meneguhkan peran lulusan sebagai agen moderasi beragama.

“Kita harapkan mereka menjadi agen moderasi beragama, menyebarkan Islam rahmatan lil-alamin, jauh dari ujaran kebencian, radikalisme, dan intoleransi,” ujar Kohar.

Advertisement

Ia menyoroti tantangan dakwah di tengah arus globalisasi yang semakin kompleks. Kasus pengeboman di SMAN 72 Jakarta yang melibatkan pelajar menjadi pengingat pentingnya penguatan moderasi. Karena itu lulusan Fakultas Dakwah diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dengan membawa Islam yang damai dan penuh kesejukan.

“Ini solusi yang harus dijaga para lulusan ilmu dakwah agar Islam yang moderat tetap tegak,” tegas Kohar.

Ke depan, kampus memiliki visi besar. Tahun depan STID Mustafa Ibrahim akan bertransformasi menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) dengan membuka Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI).

Advertisement

“Bukan hanya kader dakwah, tapi juga pendidik Islam profesional,” tutur Kohar.

Anggota Senat STID H Abdul Azis Faradi M.Pd mengingatkan pentingnya kemampuan berdakwah digital tanpa meninggalkan nilai kesantrian.

 “Dakwah digital penting, tapi akhlakul karimah tidak boleh hilang,” kata Azis.

Sementara itu Wakil Koordinator Kopertis Wilayah XIV Mataram Prof Dr H Sayid Ali Jadid Al Idrus M.Pd menekankan keunggulan lulusan pesantren dibanding kecerdasan buatan AI. Pesantren, kata dia, menggembleng spiritualitas, emosional dan sanad keilmuan yang tidak bisa digantikan mesin.

“Ilmuwan berbasis hati lahir dari pesantren,” tegas Sayid.

Dalam Wisuda STID Mustafa Ibrahim XIV, kampus juga memberikan penghargaan kepada wisudawan terbaik serta kategori non akademik, termasuk para penghafal Alquran 15–30 juz.

Dengan penguatan moderasi beragama, wawasan digital dan karakter santri, Wisuda STID Mustafa Ibrahim tahun ini diharapkan melahirkan generasi dakwah yang siap menjawab tantangan global.

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dinas ESDM NTB Ungkap Kendala Tata Ruang Hambat Sertifikat Standar Agen LPG 3 Kg

Dinas ESDM NTB Ungkap Kendala Tata Ruang Hambat Sertifikat Standar Agen LPG 3 Kg

ESDM NTB menargetkan kendala sertifikat standar agen LPG 3 kg tuntas sebelum Desember, terkendala persyaratan tata ruang daerah.

Ditjen Pesantren Perkuat Pendidikan dan Dakwah, Peringatan Hari Santri di Ponpes Nurul Hakim Kediri

Ditjen Pesantren Perkuat Pendidikan dan Dakwah, Peringatan Hari Santri di Ponpes Nurul Hakim Kediri

Momentum Hari Santri menjadi pengingat persatuan bagi seluruh elemen bangsa untuk terus bergotong royong melanjutkan perjuangan para ulama.

Lima Balon Kades Kediri Resmi Mendaftar, Empat Datang di Hari Terakhir Dengan Semarak

Lima Balon Kades Kediri Resmi Mendaftar, Empat Datang di Hari Terakhir Dengan Semarak

Peta kontestasi pun mulai terlihat. Lima nama telah tercatat sebagai bakal calon yang mengikuti proses seleksi sesuai tahapan ditetapkan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer