Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Unram Bersama Pemkab Loteng Kembangkan Model HERI untuk Perkuat Kepemimpinan Sekolah

J
Penulis: Jay❯
FOTO BERSAMA: Tim peneliti bersama pakar, praktisi pendidikan, dan pemangku kepentingan kebijakan foto bersama dalam kegiatan diskusi kelompok terarah mengenai model HERI di Bapperida Lombok Tengah, Agustus lalu.
FOTO BERSAMA: Tim peneliti bersama pakar, praktisi pendidikan, dan pemangku kepentingan kebijakan foto bersama dalam kegiatan diskusi kelompok terarah mengenai model HERI di Bapperida Lombok Tengah, Agustus lalu.

Advertisement

 

LombokPost- Penguatan kepemimpinan kolaboratif menjadi salah satu kunci memperbaiki mutu pendidikan di sekolah.

Universitas Mataram (Unram) mengembangkan model HERI (Holistic Educational Reform through Iterative Collaboration) untuk membantu sekolah menyelesaikan persoalan secara adaptif, memperkuat kolaborasi, dan mendorong perbaikan pendidikan berkelanjutan.

Advertisement

Model HERI dikembangkan melalui penelitian skema Penelitian Kerja Sama Luar Negeri (PKLN) Tahun 2026 yang diketuai Dr Heri Hadi Saputra.

Penelitian ini memadukan pendekatan pemecahan masalah berbasis kondisi nyata dengan kepemimpinan kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan pendidikan.

Penelitian bertajuk Strengthening Collaborative Educational Leadership Through the Problem-Driven Iterative Adaptation (PDIA) Approach Among Local Education Stakeholders tersebut diarahkan untuk memperkuat kepemimpinan sekolah melalui pendekatan Problem-Driven Iterative Adaptation (PDIA).

Advertisement

Pendekatan ini menekankan penyelesaian masalah secara bertahap, disertai evaluasi dan penyesuaian strategi berdasarkan kondisi di lapangan.

Pengembangan model HERI tidak hanya berfokus pada penyusunan konsep. Tim peneliti juga melibatkan pemangku kepentingan untuk menilai keterterapan model dan menyempurnakan panduan implementasinya.

Salah satu tahapan penelitian dilakukan melalui diskusi kelompok terarah atau Focus Group Discussion (FGD) di Badan Perencanaan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Lombok Tengah pada 31 Agustus 2026.

Sebanyak 17 peserta mengikuti forum tersebut. Mereka terdiri atas tiga pakar, 11 praktisi pendidikan, dan tiga pemangku kepentingan kebijakan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dosen Unram Bawa Teknologi Maggot ke Filipina, Limbah Pesisir Disulap Jadi Pakan Ikan

Dosen Unram Bawa Teknologi Maggot ke Filipina, Limbah Pesisir Disulap Jadi Pakan Ikan

Dosen Unram mengenalkan teknologi maggot sebagai bahan pakan ikan di Filipina sekaligus memperkuat kerja sama dengan MSU at Naawan.

Daun Kelor Disulap Jadi Sabun Herbal, Profesor Unram Berdayakan Warga Montong Are

Daun Kelor Disulap Jadi Sabun Herbal, Profesor Unram Berdayakan Warga Montong Are

Profesor Unram berdayakan warga Montong Are mengolah daun kelor menjadi sabun herbal bernilai ekonomi melalui pelatihan produksi.

Konsorsium UB-UMM-UNRAM Petakan Potensi 6 Desa Berdaya di NTB

Konsorsium UB-UMM-UNRAM Petakan Potensi 6 Desa Berdaya di NTB

Konsorsium UB, UMM, UNRAM dan Pemprov NTB memetakan potensi 6 Desa Berdaya untuk hilirisasi pangan dan pengentasan kemiskinan ekstrem.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer