Unram Bersama Pemkab Loteng Kembangkan Model HERI untuk Perkuat Kepemimpinan Sekolah

LombokPost- Penguatan kepemimpinan kolaboratif menjadi salah satu kunci memperbaiki mutu pendidikan di sekolah.
Universitas Mataram (Unram) mengembangkan model HERI (Holistic Educational Reform through Iterative Collaboration) untuk membantu sekolah menyelesaikan persoalan secara adaptif, memperkuat kolaborasi, dan mendorong perbaikan pendidikan berkelanjutan.
Model HERI dikembangkan melalui penelitian skema Penelitian Kerja Sama Luar Negeri (PKLN) Tahun 2026 yang diketuai Dr Heri Hadi Saputra.
Penelitian ini memadukan pendekatan pemecahan masalah berbasis kondisi nyata dengan kepemimpinan kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan pendidikan.
Penelitian bertajuk Strengthening Collaborative Educational Leadership Through the Problem-Driven Iterative Adaptation (PDIA) Approach Among Local Education Stakeholders tersebut diarahkan untuk memperkuat kepemimpinan sekolah melalui pendekatan Problem-Driven Iterative Adaptation (PDIA).
Pendekatan ini menekankan penyelesaian masalah secara bertahap, disertai evaluasi dan penyesuaian strategi berdasarkan kondisi di lapangan.
Baca Juga: TKA SMAN 9 Mataram Perkuat Literasi Digital
Pengembangan model HERI tidak hanya berfokus pada penyusunan konsep. Tim peneliti juga melibatkan pemangku kepentingan untuk menilai keterterapan model dan menyempurnakan panduan implementasinya.
Salah satu tahapan penelitian dilakukan melalui diskusi kelompok terarah atau Focus Group Discussion (FGD) di Badan Perencanaan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Lombok Tengah pada 31 Agustus 2026.
Sebanyak 17 peserta mengikuti forum tersebut. Mereka terdiri atas tiga pakar, 11 praktisi pendidikan, dan tiga pemangku kepentingan kebijakan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




