LombokPost - Sebanyak 324 Pramuka Penggalang dari 17 pangkalan SD/MI dan SMP/MTs se-Kwartir Ranting (Kwarran) Sekarbela mengikuti Jambore Ranting (Jamran) Sekarbela 2025.
Kegiatan ini digelar di Bumi Perkemahan Masjid Qolbun Salim, Geguntur, Sekarbela, Kota Mataram, pekan lalu.
Jambore Ranting Sekarbela 2025 menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembinaan karakter bagi anggota Pramuka Penggalang. Dengan mengusung tema ‘Belajar, Berkarya, dan Berkarakter’, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan kemandirian di kalangan Pramuka.
Ketua Panitia Jambore Ranting Sekarbela Marga Aditama mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan berjiwa sosial.
“Jambore Ranting ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus pembinaan karakter dan keterampilan. Kami ingin Pramuka menjadi manusia yang berkarakter dan mampu berkarya nyata,” ujar Aditama.
Acara pembukaan Jambore Ranting Sekarbela berlangsung meriah. Hadir Waka Binawasa Kwarcab Kota Mataram Moh Ridwan sebagai pembina upacara, didampingi wakil sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Mataram, kepala Puslitbangcab, dan ketua Kwarran Sekarbela.
Moh Ridwan menjelaskan makna sesungguhnya dari jambore kepada para peserta.
“Jambore itu artinya pesta. Artinya kegiatan untuk bersenang-senang, bukan perlombaan,” tutur Ridwan.
Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia dan pengurus Kwarran Sekarbela atas terselenggaranya kegiatan dengan sukses dan meriah. Jambore menjadi sarana pembelajaran yang efektif bagi Pramuka Penggalang.
“Melalui jambore ini, kakak-kakak penggalang di SMP/MTs dapat membimbing adik-adiknya di tingkat SD agar tumbuh menjadi pramuka yang disiplin dan mandiri,” tambah Ridwan.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Dewan Masjid Qolbun Salim yang telah memfasilitasi tempat pelaksanaan jambore.
Ridwan mengingatkan peserta untuk selalu menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan Jambore Ranting Sekarbela menjadi bukti semangat kebersamaan dan pengabdian Pramuka di Kota Mataram. Selain mempererat persaudaraan, kegiatan ini juga menanamkan nilai belajar, berkarya, dan berkarakter dalam diri setiap peserta. (*)
Editor : Pujo Nugroho