LombokPost- Ratusan siswa MTsN 1 Mataram antusias mengikuti outing class yang digelar Sabtu lalu (11/10).
Kegiatan edukatif tahunan ini mengajak siswa menjelajahi sejarah Islam dan budaya Sasak di Lombok melalui kunjungan ke sejumlah destinasi bersejarah dan cagar budaya.
Sebelum keberangkatan, Kepala MTsN 1 Mataram Hj Rusniah memberikan pengarahan kepada peserta outing class. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan momen ini untuk memperkaya wawasan.
“Gunakan gawai kalian hanya untuk kepentingan ilmu pengetahuan. Jangan untuk hal yang tidak bermanfaat,” pesan Rusniah.
Waka Humas MTsN 1 Mataram Moh Rifai mengatakan outing class merupakan program rutin bagi siswa kelas VIII.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan edukasi langsung kepada siswa tentang sejarah Islam dan budaya Sasak di Lombok melalui kunjungan ke situs bersejarah dan tokoh penyebar Islam,” jelas Rifai yang turut mendampingi siswa.
Rombongan siswa mengunjungi tiga lokasi utama, yakni Makam Loang Baloq, Desa Sade, dan Hutan Mangrove Pantai Kuta Lombok Tengah. Setiap lokasi memberikan pengalaman belajar berbeda, mulai dari nilai keislaman, warisan budaya lokal, hingga pelestarian lingkungan.
Di Makam Loang Baloq siswa belajar sejarah penyebaran Islam di Pulau Lombok. Sementara di Desa Sade, mereka mengenal arsitektur rumah adat Suku Sasak yang menjadi simbol budaya Lombok.
Perjalanan diakhiri dengan kunjungan ke Hutan Mangrove Pantai Kuta, tempat siswa belajar pentingnya menjaga ekosistem pesisir.
“Kegiatan ini tidak hanya memberikan pembelajaran sejarah dan budaya, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan,” ucap Rifai.
Ia berharap melalui outing class para siswa lebih mengenal sejarah Islam dan budaya Sasak di Lombok serta menumbuhkan rasa cinta terhadap kearifan lokal yang menjadi identitas daerah mereka.
Editor : Siti Aeny Maryam