Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Viral Pesta Ala Kelab Malam di SMKN 1 Lingsar, Cederai Marwah Pendidikan

Ali Rojai • Senin, 26 Januari 2026 | 20:55 WIB
Siswa SMKN 1 Lingsar berjoget layaknya di kelab malam saat acara pembuatan video momen terakhir sekolah, Sabtu malam (24/1). Viral pesta ala kelab malam di SMKN 1 Lingsar, cederai marwah pendidikan
Siswa SMKN 1 Lingsar berjoget layaknya di kelab malam saat acara pembuatan video momen terakhir sekolah, Sabtu malam (24/1). Viral pesta ala kelab malam di SMKN 1 Lingsar, cederai marwah pendidikan

LombokPost - Jagat maya dihebohkan video viral joget siswa SMKN 1 Lingsar. Dalam rekaman tersebut, tampak siswa berseragam berjoget layaknya di kelab malam saat pembuatan video momen terakhir sekolah, Sabtu malam (24/1). Aksi ini memantik kritik publik karena dinilai mencoreng marwah pendidikan karakter.

Suasana yang terekam terlihat lebih mirip pesta kelab malam ketimbang kegiatan sekolah. Para siswa menari di tengah alunan musik, memunculkan pertanyaan soal pengawasan dan kebijakan sekolah dalam memfasilitasi kegiatan siswa kelas XII.

Fenomena ini menuai sorotan keras Kepala Cabang Dinas (KCD) Disdikpora NTB Saiful Akhyar. Ia menilai adanya kelemahan implementasi pendidikan karakter dalam kasus tersebut.

“Paling tidak, perlu ada pengereman. Saya tidak ingin pendidikan dibuat main-main, miris melihatnya,” ungkap Saiful.

Kebijakan kegiatan sekolah hingga pukul 22.00 WITA dikeluarkan Plt Kepala SMKN 1 Lingsar Sujisman Hadi untuk memfasilitasi pembuatan video momen terakhir siswa kelas XII. Namun, kebijakan itu dinilai sangat berisiko terhadap keselamatan siswa.

Saiful menegaskan, kegiatan sekolah hingga malam hari melanggar batas wajar jam sekolah yang seharusnya mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban.

“Seharusnya sebelum Magrib semua kegiatan sudah bubar. Ada risiko keamanan dan anak-anak punya kewajiban sosial di lingkungan rumah mereka,” tegas Saiful.

Ia juga menyayangkan kebijakan sekolah yang terkesan "main solo" tanpa koordinasi dengan dinas terkait. Terlebih, saat ini SMKN 1 Lingsar dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah.

Kondisi jalanan wilayah pinggiran yang minim penerangan menambah daftar panjang risiko jika jam sekolah dilanggar secara ekstrem. Saiful memastikan segera melakukan klarifikasi dan identifikasi ke SMKN 1 Lingsar.

“Pengawasan ketat terhadap jam sekolah akan kembali ditegaskan guna mencegah terulangnya insiden lost control serupa. Setiap sekolah harus mengutamakan keselamatan siswa sebagai bagian utama dari integritas pendidikan karakter di NTB,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Disdikpora NTB Arifin menegaskan tidak ada program pendidikan seperti yang terekam dalam video viral tersebut.

“Kami tidak ada program seperti ini,” kesal Arifin.

Kasus ini diharapkan menjadi pelajaran penting bagi seluruh sekolah di NTB agar lebih berhati-hati mengeluarkan kebijakan kegiatan siswa, terutama yang melibatkan aktivitas hingga malam hari.

Editor : Prihadi Zoldic
#marwah #Disdikpora NTB #keselamatan siswa #pendidikan #video siswa joged #cederai #viral #Dikbud NTB #kelab malam #Aktivitas #SMKN 1 Lingsar #malam hari