Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

MAN 2 Mataram Outing Class ke PLUT KUMKM NTB, Latih Siswa Jadi Wirausaha Muda

Ali Rojai • Kamis, 5 Februari 2026 | 17:40 WIB
Siswa MAN 2 Mataram belajar wirausaha di PLUT KUMKM NTB, belum lama ini. MAN 2 Mataram outing class ke PLUT KUMKM NTB, latih siswa jadi wirausaha muda.
Siswa MAN 2 Mataram belajar wirausaha di PLUT KUMKM NTB, belum lama ini. MAN 2 Mataram outing class ke PLUT KUMKM NTB, latih siswa jadi wirausaha muda.

LombokPost- MAN 2 Mataram menggelar pembelajaran luar kelas di PLUT KUMKM NTB untuk membekali siswa dengan keterampilan kewirausahaan. Kegiatan ini diikuti siswa kelas XII Jurusan Soektis selama tiga hari.

Kepala MAN 2 Mataram Sumber Hadi menekankan pentingnya belajar dari situasi nyata agar siswa tidak hanya memahami teori.

“Alhamdulillah hari ini kalian bisa belajar dengan situasi yang sebenarnya. Belajar outing kelas menjadi wirausaha muda,” ujar Sumber.

Ia juga meminta siswa mengikuti kegiatan dengan serius. Menurutnya, pengalaman belajar langsung dari praktisi memberikan dampak berbeda dibanding pembelajaran di kelas.

“Tolong kalian belajar yang serius karena ilmu yang diperoleh dengan belajar langsung kepada ahlinya itu berbeda dengan belajar di kelas. Selamat jalan, hati-hati, dan kembali ke madrasah nanti,” imbuh Sumber.

Setibanya di lokasi, rombongan diterima Tim PLUT KUMKM NTB. Pembukaan kegiatan turut dihadiri Tim Akademik MAN 2 Mataram yang dipimpin Lalu Ahmad Fahruddin selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik.

Fahruddin mengatakan, kunjungan tersebut dirancang untuk memperkuat kompetensi kewirausahaan siswa melalui pelatihan langsung.

“Kunjungan MAN 2 Mataram ke PLUT KUMKM NTB untuk belajar menjadi wirausaha muda. Itu sebabnya siswa yang dikirim adalah dari kelas-kelas yang ada hubungannya dengan ilmu-ilmu sosial. Anak-anak kami akan belajar di sini selama tiga hari, mohon bimbingannya,” tutur Fahruddin.

Penanggung jawab PLUT KUMKM NTB Santi Meitasari mengapresiasi kunjungan MAN 2 Mataram. Ia menyebut MAN 2 Mataram menjadi madrasah pertama yang datang dengan jumlah peserta sebanyak itu.

Santi menjelaskan pelatihan di PLUT KUMKM NTB dirancang dengan materi yang sesuai kebutuhan pasar. Pada hari pertama, siswa diajarkan cara meracik kopi kekinian sekaligus praktik menjadi barista.

Hari kedua, siswa didampingi Tim Akademik dan Humas untuk belajar digital product, termasuk mengolah desain digital menjadi produk nyata, seperti proses cetak baju dari produk digital.

Pada hari ketiga, siswa diberikan pelatihan mengolah, membuat, dan memasarkan produk pastry (kue kering). Materi ini dipilih karena menjelang Ramadan permintaan kue kering biasanya meningkat untuk kebutuhan Idul Fitri.

Selain pelatihan, siswa juga mendapatkan penguatan materi dasar kewirausahaan, mulai dari pengolahan produk, strategi pemasaran, membangun branding, hingga pengemasan.

Antusiasme siswa terlihat saat sesi marketing yang disampaikan bagian Marketing PLUT KUMKM NTB Yaumi Ramdhani. Siswa diajak memahami cara memasarkan produk agar memiliki nilai jual dan mampu bersaing.

Siswa juga dilatih menghitung keuntungan dan memetakan modal agar saat terjun menjadi pelaku usaha tidak salah langkah dan mampu meminimalkan risiko kerugian.

Di akhir sesi, rombongan diajak berkeliling melihat fasilitas yang tersedia di PLUT KUMKM NTB. Setelah itu, siswa kembali praktik mengolah kopi dan menjalankan peran sebagai barista.

Melalui kegiatan ini, MAN 2 Mataram belajar wirausaha muda di PLUT KUMKM NTB tidak hanya sebagai agenda outing class, tetapi juga sebagai langkah menyiapkan generasi muda yang kreatif, produktif, dan siap membangun usaha sejak dini.

Editor : Kimda Farida
#pelatihan kewirausahaan siswa #Kopi Kekinian #strategi pemasaran produk #outing class MAN 2 Mataram #siswa kelas XII MAN 2 Mataram #Digital Product #pelatihan pastry kue kering #MAN 2 Mataram #Wirausaha Muda #PLUT KUMKM NTB #belajar barista