LombokPost- SDN 14 Cakranegara membidik juara pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 Kota Mataram. Menghadapi FLS3N, SDN 14 Cakranegara menegaskan kesiapan, khususnya pada cabang Seni Tari dan Nyanyi Solo yang menjadi andalan tahun ini.
Berbagai persiapan dilakukan siswa-siswi SDN 14 Cakranegara menjelang FLS3N Kota Mataram. Sekolah yang dikenal aktif mengembangkan bakat dan minat ini menargetkan hasil terbaik dengan fokus pada performa maksimal di Seni Tari dan Nyanyi Solo.
Kepala SDN 14 Cakranegara Gusti Ayu Aryanti mengatakan, persiapan menghadapi FLS3N telah dilakukan jauh-jauh hari. Mulai dari seleksi internal, latihan rutin, hingga pendampingan intensif oleh guru dan pelatih profesional.
“Kami optimis di FLS3N ini anak-anak bisa memberikan hasil terbaik. Persiapan sudah matang, baik dari sisi teknik vokal maupun koreografi tari,” ujar Ayu.
Pada cabang Seni Tari, SDN 14 Cakranegara akan menampilkan koreografi berbasis kearifan lokal Lombok yang dipadukan dengan sentuhan modern. Konsep ini diharapkan mampu mencuri perhatian dewan juri pada FLS3N.
Sementara di cabang Nyanyi Solo, penguatan teknik vokal, pernapasan, serta pendalaman karakter lagu menjadi perhatian utama. Penjiwaan yang kuat diyakini menjadi faktor pembeda dalam kompetisi FLS3N.
Lebih jauh Ayu menegaskan partisipasi dalam FLS3N bukan semata mengejar gelar juara. Ajang ini juga menjadi bagian implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) melalui pengembangan seni dan budaya.
“Juara tentu jadi harapan kita semua di FLS3N. Namun yang lebih penting adalah proses anak-anak belajar berani tampil, disiplin berlatih, dan menghargai seni sebagai bagian dari karakter,” tutup Ayu.
Editor : Kimda Farida