Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD NTB Sambut Positif Abul Chair, Harapkan Birokrasi Lebih Solid dan Adaptif

U
Penulis: Umar Wirahadi❯
Ketua Komisi III DPRD NTB Sambirang Ahmadi. (IST/Lombok Post)
Ketua Komisi III DPRD NTB Sambirang Ahmadi. (IST/Lombok Post)

Advertisement

LombokPost – DPRD NTB menyambut positif pelantikan Abul Chair sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) NTB.

Pemprov NTB kini kembali memiliki sekda definitif setelah hampir 10 bulan kosong pasca sekda lama Lalu Gita Ariadi mundur pada 25 Juni 2025 lalu.

Eks Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Timur (Jatim) itu diharapkan cepat beradaptasi dan langsung mengonsolidasi birokrasi.

"Pelantikan sekda yang baru ini patut disambut dengan optimisme ke arah birokrasi yang lebih baik dan solid," kata Ketua Komisi III DPRD NTB Sambirang Ahmadi.

Disampaikan, dalam sistem pemerintahan daerah, sekda bukan sekadar jabatan administratif. Tapi juga menjadi simpul strategis yang menentukan apakah visi kepala daerah dapat diterjemahkan menjadi kinerja nyata.

Advertisement

 "Di titik inilah harapan publik itu bertumpu. Mulai dari menciptakan birokrasi yang solid, fiskal yang kuat, dan tata kelola OPD yang produktif," ujar Sambirang.

Menurutnya, ada beberapa tantangan yang menjadi pekerjaan rumah (PR) Sekda NTB Abdul Chair ke depan. Pertama, konsolidasi birokrasi. Sebagai pemimpin ASN, sekda tentu harus memastikan mesin birokrasi berjalan dalam satu irama. Tidak sektoral atau tidak berjalan sendiri-sendiri.

 Sebab tantangan birokrasi di daerah, termasuk di Pemprov NTB, sambung Sambirang, adalah ego sektoral OPD itu sendiri.  Juga lemahnya koordinasi lintas unit, serta budaya kerja yang belum sepenuhnya berorientasi outcome.

"Nah di sinilah saya kira peran sekda menjadi krusial. Bukan sekadar koordinasi formal, tetapi menyatukan arah, memastikan setiap program memiliki kontribusi jelas terhadap agenda pembangunan. Khususnya dalam mencapai visi misi Pak Gubernur," imbuhnya.

PR besar berikutnya soal peningkatan kapasitas fiskal daerah. Apalagi di tengah efisiensi dan pemotongan dana pusat transfer ke daerah (TKD) hingga Rp 1 triliun lebih.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Peringati Hari Sumpah Pemuda, NTB Apresiasi Generasi Muda Berprestasi

Peringati Hari Sumpah Pemuda, NTB Apresiasi Generasi Muda Berprestasi

Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 di NTB menjadi momentum memperkuat persatuan dan mengapresiasi pemuda berprestasi yang menginspirasi.

Konsep Unik Upacara Sumpah Pemuda 2026 ala Dikpora NTB, Libatkan Penuh Generasi Muda

Konsep Unik Upacara Sumpah Pemuda 2026 ala Dikpora NTB, Libatkan Penuh Generasi Muda

Peringatan Sumpah Pemuda 2026 di Dikpora NTB digelar unik dengan petugas dari kalangan pemuda. Simak semangat patriotik generasi muda NTB.

Gubernur NTB: Birokrasi Baru Membutuhkan Cara Belajar Baru

Gubernur NTB: Birokrasi Baru Membutuhkan Cara Belajar Baru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mendorong ASN terus belajar, meninggalkan cara lama, dan beradaptasi menghadapi perubahan birokrasi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer