Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dewan Sorot Realisasi Program Desa Berdaya, Acip: Cuma Transfer Uang Saja Lelet

H
Penulis: Hamdani Wathoni❯
SOROT PROGRAM PEMPROV: Anggota Komisi III DPRD NTB M Nashib Ikroman menyoroti lambannya realisasi Program Desa Berdaya dalam APBD NTB 2026.
SOROT PROGRAM PEMPROV: Anggota Komisi III DPRD NTB M Nashib Ikroman menyoroti lambannya realisasi Program Desa Berdaya dalam APBD NTB 2026. 

Advertisement

 

LombokPost — Lambannya realisasi Program Desa Berdaya yang telah dialokasikan dalam APBD NTB 2026 menuai sorotan DPRD NTB.

Program unggulan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal—Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda) untuk menekan kemiskinan ekstrem itu dinilai belum berjalan optimal. Meski secara teknis penyaluran anggarannya relatif sederhana.

Advertisement

"Rendahnya realisasi program tersebut menimbulkan pertanyaan serius terhadap kesiapan perencanaan dan kemampuan pelaksanaannya di tingkat pemerintah daerah," jelas Anggota Komisi III DPRD NTB M Nashib Ikroman.

Politisi yang akrab disapa Acip itu menyebut, DPRD telah memberikan dukungan terhadap program tersebut.

Dengan harapan anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Namun, lambannya realisasi justru menjadi catatan tersendiri.

Advertisement

“Pekerjaannya hanya dalam bentuk bagi-bagi uang, tetapi realisasinya lamban. Apalagi untuk mengerjakan hal yang lebih berat dan menantang. Atau mencapai goal penurunan kemiskinan ekstrem nol seperti yang ditargetkan dalam RPJMD,” ungkap politisi Perindo ini.

Acip mengaku heran dengan lambannya penyaluran bantuan yang secara teknis dilakukan melalui transfer dari rekening kas umum daerah (RKUD) Pemprov NTB ke rekening pemerintah desa penerima maupun masyarakat yang menjadi sasaran program.

“Padahal kalau hanya transfer uang kan anak SMP saja pintar, tetapi transfer uang dalam Desa Berdaya ini justru realisasinya rendah,” sindirnya.

Tak hanya soal lambannya realisasi, Acip juga menyoroti tata kelola Program Desa Berdaya yang dinilainya belum didukung perencanaan matang. Indikasinya, sejumlah desa yang telah menerima dana bantuan keuangan belum dapat mengeksekusi anggaran tersebut.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Anomali Anggaran Juga Ada di Eksekutif, Acip: Jangan Framing Pokir Bermasalah Akibat Kekeliruan DPRD

Anomali Anggaran Juga Ada di Eksekutif, Acip: Jangan Framing Pokir Bermasalah Akibat Kekeliruan DPRD

Banggar DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) M Nashib Ikroman menyayangkan penjelasan Pemprov NTB terkait adanya usulan pokok-pokok pikiran.

Acip dan Hamdan Kasim Kembali ke Gedung Dewan, Soroti Target Pendapatan Gili Trawangan

Acip dan Hamdan Kasim Kembali ke Gedung Dewan, Soroti Target Pendapatan Gili Trawangan

Anggota DPRD NTB M Nashib Ikroman dan Hamdan Kasim kembali menjalankan tugas kedewanan, keduanya langsung mengikuti rapat Badan Anggaran.

Acip Bebas, Perindo NTB Sebut Keadilan Ditegakkan!

Acip Bebas, Perindo NTB Sebut Keadilan Ditegakkan!

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo NTB menyambut putusan bebas terhadap kadernya M Nashib Ikroman dengan penuh rasa syukur.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer