Penunjukkan mantan ketua DPRD Kota Mataram ini, setelah sebelumnya partai koalisi pengusung menggelar rapat konsolidasi tertutup bersama Mohan dan TGH Mujib di rumah makan Dapoer Sasak pada Senin malam (9/9).
Terpilihnya Rahman, setelah secara aklamasi parpol pendukung dan pengusung setuju, anggota dewan dari dapil Selaparang itu menakhodai tim pemenangan.
"Yang pertama tentu, kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan menakhodai tim pemenangan. Tentu ini adalah tugas yang tidak mudah tapi dengan dukungan dari teman-teman partai koalisi kami yakin apa yang menjadi tujuan dan cita-cita kita bersama memenangkan HARUM, optimis bisa kita capai,” kata Rahman, kemarin (10/9).
Koalisi partai pengusung HARUM terdiri atas enam partai parlemen yakni Golkar, Gerindra, Demokrat, Nasdem, PKB, dan PDIP. Sedangkan partai pendukung terdiri atas delapan partai nonparlemen antara lain Partai Gelora, PSI, PKN, Perindo, Partai Garuda, PBB, Partai Ummat, dan Partai Buruh.
Selanjutnya, Rahman mengatakan akan berupaya semaksimalnya melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan dengan sebaik-baiknya. “Yang mana calon yang akan kita menangkan adalah petahana,” paparnya.
Menurutnya, kerja-kerja tim pemenangan, membutuhkan langkah-langkah strategis dan soliditas. Sehingga kerja dan karya petahana selama memimpin ibu kota tersosialisasi dengan baik.
“Eksistensi petahana harus dijaga, agar kepercayaan masyarakat tidak luntur,” tekannya.
Program pembangunan yang telah dicanangkan duet Mohan-Mujib dikatakan grade-nya membanggakan. Sebagai capaian yang layak diapresiasi dsn didukung kembali dalam membangun Kota Mataram.
“Kita harus lebih meningkatkan lagi sosialisasi pembangunan, agar kepercayaan masyarakat terjaga dan sekali lagi mengamanahi kepemimpinan ibu kota pada duet ini,” paparnya.
Namun, Rahman kembali menekankan kampanye program pembangunan ini menemukan tantangan yang tidak mudah. Membutuhkan cara-cara yang kreatif dan inovatif agar masyarakat menerima pesan pembangunan dengan baik.
“Kita tidak bisa dengan cara-cara normatif, bagaimana caranya, inilah yang akan kami rumuskan dengan tim nanti. Jadi setelah struktur tim pemenangan terbentuk baru kami bisa tancap gas,” ucapnya.
Rahman mengatakan, butuh waktu dua hari menyusun secara komplit. “Setelah itu baru kami laporkan ke pak Mohan,” ucapnya.
Mengenai visi misi HARUM jilid 2, masih menunggu pemaparan ide besar dari bapaslon HARUM. “Tapi saya pikir tidak akan jauh dari visi misi sebelumnya ya, karena ini kan semangatnya adalah keberlanjutan,” paparnya.
Rahman kembali menekankan, tugas tim pemenangan adalah meyakinkan publik dengan kerja-kerja pembanguan yang telah dilakukan HARUM selama ini. Di mana berbagai program pembangunan tersebut dicanangkan kurang dari lima tahun (terpangkas oleh pemberlakuan UU nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada).
“Tugas kami meyakinkan agar masyarakat bersama HARUM untuk lima tahun ke depan,” tekannya lagi.
Selain menunjuk Rahman sebagai ketua tim pemenangan, rapat konsolidasi tertutup juga menyetujui Sekretaris Nyayu Ernawati, dan Bedahara Hj Zaitun. Sedangkan struktur utuh tim pemenangan seperti yang disampaikan Rahman, ditarget rampung Kamis besok. (zad/r3)
Editor : Redaksi Lombok Post