
LombokPost - Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri kembali mempercayakan Bambang Supratomo dan Lalu Muhammad Lutfi memimpin Perumda Tirta Ardhia Rinjani (Tiara) untuk periode kedua.
Pengangkatan kembali keduanya dilakukan setelah masa jabatan periode pertama berakhir pada 2 September 2026, sementara posisi Direktur Operasional dan Teknik masih kosong.
Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng Lalu Firman Wijaya menegaskan, proses pengangkatan kembali dua direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu sudah berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Pengangkatan direksi PDAM ini bisa beranjak dari posisi sebelumnya,” kata Firman kepada wartawan, Jumat (11/9).
Dia menjelaskan, penunjukan direksi berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 37 Tahun 2018. Salah satu indikator utamanya tercermin dari hasil audit kinerja oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) yang terus menunjukkan tren positif.
Peningkatan nilai kinerja Perumda Tiara tercatat konsisten dalam lima tahun terakhir berdasarkan hasil audit KAP.
Dimulai dari angka 2,83 pada 2021, capaian itu bertahap naik menjadi 2,85 pada 2022, 2,91 pada 2023, 2,94 pada 2024, hingga menembus angka 3,03 pada 2025.
Selain capaian nilai kinerja, laporan keuangan perusahaan juga berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari kantor akuntan publik selama lima tahun berturut-turut.
“Syaratnya salah satunya dari penilaian itu (keuangan, Red) yang sebelumnya dari tidak baik menjadi baik. Alhamdulillah, sesuai hasil audit keuangan, PDAM tercatat memiliki keuntungan,” ujar Ketua KONI Loteng itu.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




