
LombokPost - Misteri di balik penemuan jasad mengenaskan yang terbakar di Dusun Lendang Paok, Desa Selebung, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah (Loteng), mulai menemui titik terang.
Polresta Loteng bergerak cepat dengan menaikkan status penanganan kasus ini dari penyelidikan ke tahap penyidikan setelah mengantongi indikasi kuat tindak pidana.
Kasi Humas Polresta Loteng Iptu Lalu Brata Kusnadi menegaskan, pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan di lapangan.
Berdasarkan hasil pendalaman awal, status perkara itu dinaikkan ke tahap penyidikan 7 Oktober lalu.
“Ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” katanya kepada koran ini, Minggu (1/11).
Dari hasil pemeriksaan awal aparat kepolisian juga mendapati adanya luka yang mengarah pada penggunaan senjata tajam (sajam). Petunjuk ini juga diperkuat dengan ditemukannya sejumlah barang bukti saat olah tempat kejadian perkara (TKP), yakni sebilah golok dan satu botol minuman berenergi.
Meski demikian, kata dia, penyidik masih berhati-hati dalam menyimpulkan penyebab pasti kematian maupun estimasi waktu tewasnya korban. Pasalnya, jasad wanita paruh baya yang teridentifikasi bernama Mainah, 59 tahun, itu ditemukan dalam kondisi rusak parah akibat terbakar.
Peristiwa tragis ini bermula ketika korban Mainah, pada pukul 10.00 Wita, berpamitan kepada anak dan cucunya untuk membersihkan dan membakar sampah di areal kebun yang letaknya tidak jauh, hanya berjarak sekitar 50 meter dari kediaman mereka.
Sekitar pukul 14.00 Wita, sang cucu melihat kobaran api di area kebun, tanpa menyadari neneknya berada dalam bahaya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




