Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PENTING! BMKG BIZAM Keluarkan Peringatan Dini Terkait Cuaca Ekstrem

Lestari Dewi • Senin, 1 Desember 2025 | 11:11 WIB
WASPADA CUACA EKSTREM: Inilah kondisi jembatan penghubung antara Desa Selebung dan Desa Teratak yang putus akibat hujan lebat, Sabtu (29/11) lalu. 
WASPADA CUACA EKSTREM: Inilah kondisi jembatan penghubung antara Desa Selebung dan Desa Teratak yang putus akibat hujan lebat, Sabtu (29/11) lalu. 

LombokPost-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok telah mengeluarkan peringatan dini cuaca penting.

Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer, saat ini terpantau adanya gangguan atmosfer yang mampu menyebabkan peningkatan potensi cuaca ekstrem di sebagian wilayah NTB.

Antara lain, adanya belokan angin dan perlambatan kecepatan angin di sekitar wilayah NTB, kelembapan udara yang cenderung basah di berbagai ketinggian, dan labilitas atmosfer yang mendukung proses konvektif pada skala lokal diamati di NTB.

“Dari hasil analisa itu menunjukkan potensi peningkatan pertumbuhan awan konvektif (awan cumulonimbus) di beberapa wilayah NTB,” jelas Kepala BMKG Satsiun BIZAM Satria Topan Primadi, Minggu (30/11). 

Wilayah dengan potensi hujan sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir atau kilat disertai angin kencang, kata Satria, berlangsung sejak 29 November hingga 3 Desember 2025.

Potensi tinggi gelombang antara 1,25 meter hingga 2,5 meter berpotensi terjadi pada Selat Lombok bagian selatan, Selat Alas bagian selatan, Selat Sape bagian selatan dan Samudera Hindia Selatan NTB.

BMKG mengimbau, masyarakat yang tinggal dan beraktifitas di wilayah rawan bencana dihimbau agar terus waspada dan siaga, terutama saat terjadi hujan lebat.

Serta mengantisipasi dampak yang dapat terjadi seperti, banjir, banjir bandang, banjir rob, tanah longsor, angin kencang, angin puting beliung, sambaran petir dan pohon tumbang.

“Selalu memantau dan memperhatiakn update informasi dari BMKG,” pesannya.

BMKG juga merekomendasikan pihak-pihak terkait untuk melakukan persiapan. Yaitu, memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air siap untuk mengantisipasi peningkatan curah hujan.

Melakukan penataan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Melakukan pemangkasan dahan dan ranting pohon.

Kemudian, masyarakat diimbau untuk menjauh dari lokasi kejadian dengan radius yang aman. Intensifkan koordinasi, sinergi dan komunikasi antar pihak. Terus memonitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini dari BMKG

Editor : Kimda Farida
#peringatan dini cuaca #bmkg #BIZAM #Cuaca Ekstrem