Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Akses ke Bukit Seger Lombok Tengah Keropos, Bahayakan Wisatawan

Lestari Dewi • Rabu, 14 Januari 2026 | 10:48 WIB
Sejumlah wisatawan mancanegara didampingi pemandu wisata melintas di atas jembatan menuju Bukit Seger, Desa Kuta, Pujut, Lombok Tengah, Selasa (13/1).
Sejumlah wisatawan mancanegara didampingi pemandu wisata melintas di atas jembatan menuju Bukit Seger, Desa Kuta, Pujut, Lombok Tengah, Selasa (13/1).

LombokPost-Jembatan penghubung menuju Bukit Seger di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah kondisinya memprihatinkan.

Tiang-tiang penyangga jembatan semipermanen tersebut sudah banyak yang hilang, bahkan alas bagian bawah jembatan mulai copot termakan usia.

Pantauan Lombok Post, kondisi ini dikeluhkan wisatawan hingga pedagang setempat. Pemandu wisata yang membawa tamu harus berjalan sangat hati-hati saat melintas di atasnya guna menghindari celah yang rusak.

Miane, salah satu pedagang setempat mengatakan, kerusakan jembatan sudah terjadi hampir setahun.

Beberapa bagian jembatan yang bolong diperbaiki secara swadaya oleh pedagang bersama pengelola parkir. Agar tetap bisa dilewati, mereka memasang kayu dan bambu secara melintang.

“Sudah lama dia (jembatan, red) rusak, sudah setahun. Mana yang bolong dan rusak kami perbaiki bersama-sama, patungan dengan pengelola parkir,” imbuh Miane bersama pedagang lainnya, Selasa (13/1).

Para pedagang berharap Pemkab Loteng bersama ITDC segera membangun jembatan permanen. Sebab, kondisi saat ini sangat berisiko bagi keselamatan pejalan kaki jika tidak berhati-hati.

“Karena kondisinya begini hanya bisa dilalui berjalan kaki, yang bawa motor harus memutar ambil jalan lain dari Gate 3,” sambung Rohanah, pedagang lainnya.

Kerusakan jembatan tersebut sudah pernah dilaporkan kepada pemerintah desa setempat, namun belum ada tindakan.

Pedagang berharap perbaikan dilakukan secara permanen dan tidak hanya sekadar tambal sulam saat menjelang tradisi Bau Nyale semata.

“Kami juga berharap selain jembatan diperbaiki, disediakan juga toilet portable atau tempat bilas bagi pengunjung, agar tempat ini kembali ramai,” ucapnya. 

Editor : Kimda Farida
#wisatawan #Perbaikan #bahaya #jembatan #Bukit Seger