Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sehari Usai Diresmikan, SPAM Pantai Selatan Sudah Bocor di 12 Titik

n
Penulis: nur cahaya❯

 


Advertisement

SPAM: Bupati Lombok Timur (Lotim) H Haerul Warisin saat meresmikan SPAM Pantai Selatan, beberapa hari lalu.
SPAM: Bupati Lombok Timur (Lotim) H Haerul Warisin saat meresmikan SPAM Pantai Selatan, beberapa hari lalu.
 

 

LombokPost-Jaringan Distribusi Utama (JDU) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) pantai selatan mengalami kebocoran di 12 titik.

Advertisement

Hal ini terjadi sehari setalah diresmikan dan diserahterimakan pengelolaannya kepada PDAM Lombok Timur (Lotim).

“Setelah dibuka pendistribusian ke wilayah Selatan ternyata ada kebocoran di 12 titik sepanjang aliran perpipaan. Tempatnya beda-beda, ada di jalur Keruak, jalur Sakra, dan Jerowaru. Kebocoran ini diketahui sehari setelah diresmikan (13/3) lalu,” Terang Plt Direktur PDAM Lotim Sopyan Hakim, Jumat (21/3).

Terkait kebocoran ini pihaknya telah menyampaikannya kepada pihak kontraktor, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Mengingat PDAM hanya sebagai penerima manfaat.

Advertisement

Permasalahan ini diharapkan bisa segara diatasi oleh pihak kontraktor.

Setelah peresmian itu, PDAM telah mengoperasikan atau membuka sesuai dengan SOP yang ada.

“Pembukaan jaringan itu sudah sesuai dengan hasil pelatihan yang didapatkan oleh orang-orang kami. Pertama dibuka dengan satu putaran, kemudian satu jam lagi dibuka dua putaran. Jadi secara teknis kami sudah buka pendistribusian air itu dengan bagus,” bebernya.

Ia memastikan pengoperasian SPAM Pantai Selatan sudah sesuai aturan. Sehingga tidak mungkin rusak akibat dari pendistribusian air secara penuh.

Sejauh ini belum diketahui penyebab kebocoran tersebut. Apakah kerusakan karena di sengaja atau memang rusak sendiri.

Berdasarkan hasil identifikasi. Selain terjadi kebocoran, sejumlah pipa dan kran juga hilang.

Sementara ini SPAM Pantai Selatan saat ini sudah dikembalikan kepada pihak penyedia untuk segera diperbaiki.

“Sementara ini kita kembalikan dulu kepada pihak kontraktor melalui PUPR. Karena tidak mungkin PDAM yang akan perbaiki itu. Biayanya cukup mahal,” imbuhnya.

Pengoperasian SPAM Pantai Selatan saat ini dihentikan sementara waktu.

Dikhawatirkan jika air dengan debit 50 liter per detik, tetap disalurkan kerusakan akan semakin parah dan merusak fasilitas warga di lokasi-lokasi kebocoran.

Debit 50 liter per detik tersebut akan disalurkan kepada delapan ribu sambungan rumah (SR) atau pelanggan.

SR ini merupakan pelanggan yang pemasangan water meter ditanggung langsung oleh kontraktor.

Dengan total pelanggan PDAM saat ini sebanyak 37.000 ia optimis bisa menyetor Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 2,5 miliar per tahun.

“Kalau pelanggan-pelanggan kami benar-benar kooperatif Insyaallah Rp 2,5 Miliar bisa kita serahkan kepada daerah. Kalau sebelumnya PAD dari PDAM di bawah Rp 1 miliar,” tutupnya. (par/r6)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kades Gelangsar Protes Sistem Desil Bansos, Beras Bantuan Tertahan di Kantor Desa

Kades Gelangsar Protes Sistem Desil Bansos, Beras Bantuan Tertahan di Kantor Desa

Banyak warga prasejahtera di wilayahnya luput dari pendataan desil, sementara upaya pengalihan penerima selalu membentur kendala teknis.

Pemkab Lombok Timur Siap Ubah PDAM Mejadi Perumda

Pemkab Lombok Timur Siap Ubah PDAM Mejadi Perumda

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur tengah berupaya untuk melakukan perubahan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lotim, menjadi perumda.

Bank NTB Syariah dan PDAM Lombok Timur Perkuat Kemitraan Strategis, Tingkatkan Layanan ke Masyarakat

Bank NTB Syariah dan PDAM Lombok Timur Perkuat Kemitraan Strategis, Tingkatkan Layanan ke Masyarakat

Bank NTB Syariah memperkuat sinergi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lombok Timur melalui penandatanganan Perjanjian.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer