Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masyarakat Diimbau Waspada Influenza A, tapi Tak Perlu Panik

S
Penulis: Supardi/Bapak Qila❯
Lalu Aries Fahrozi
Lalu Aries Fahrozi

LombokPost-Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Timur (Lotim) mengimbau masyarakat tidak panik menyikapi kemunculan virus Influenza tipe A yang mulai merebak di sejumlah daerah. Meski menular, virus ini disebut tidak seberbahaya Covid-19.


Advertisement

“Kami tetap mengingatkan masyarakat untuk waspada. Memang tidak separah Covid, tapi penyebarannya tetap harus diantisipasi,” terang Plt Kepala Dikes Lotim Lalu Aries Fahrozi, Selasa (28/10).

Ia menjelaskan, virus ini muncul salah satunya akibat cuaca ekstrem yang membuat daya tahan tubuh menurun. Kondisi itu memicu berbagai penyakit musiman seperti demam, batuk, dan flu.

Sebagai langkah antisipasi, Dikes Lotim telah mengedukasi masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan diri. Salah satunya dengan menggunakan masker saatberkunjung ke fasilitas kesehatan (faskes).

Advertisement

“Walau belum ada laporan kasus di Lotim, kami tetap siaga. Semua faskes sudah siap memberikan pelayanan bila ditemukan kasus,” tegasnya.

Aries meminta masyarakat tetap tenang dan tidak bereaksi berlebihan. Virus ini, katanya, bisa sembuh dengan sendirinya jika daya tahan tubuh kuat.

“Virus ini punya batas waktu. Kalau imun kita baik, dia akan mati sendiri,” jelasnya.

Advertisement

Ia menjelaskan gejala Influenza A di antaranya hidung berair, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, demam tinggi, menggigil, serta kehilangan nafsu makan. Bila gejala itu muncul, warga diminta segera memeriksakan diri ke faskes terdekat.

Sebelumnya, Sekretaris Dikes Lotim Lalu Bagus Wikrama mengingatkan masyarakat memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk deteksi dini penyakit. Program ini mencakup CKG Khusus bagi ibu hamil dan anak di bawah tujuh tahun, CKG Ulang Tahun bagi warga usia 18 tahun ke atas, dan CKG Sekolah untuk siswa usia 7-18 tahun.

“CKG khusus bisa dilakukan kapan saja, sementara CKG ulang tahun hanya saat hari ulang tahun, dan CKG sekolah dilakukan setiap tahun ajaran baru,” tutupnya.

Advertisement
Editor : Siti Aeny Maryam
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kader Posyandu Garda Terdepan Kesejahteraan Warga

Kader Posyandu Garda Terdepan Kesejahteraan Warga

Pemkab Lobar resmi memperkuat peran kader Posyandu sebagai garda terdepan untuk menyelesaikan berbagai persoalan dasar masyarakat.

Dikes NTB Dorong Perluasan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi Petani Tembakau

Dikes NTB Dorong Perluasan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi Petani Tembakau

Perlindungan petani tembakau di NTB didorong melalui perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan pemeriksaan kesehatan berkala.

Program MBG di NTB Jangkau 1,86 Juta Penerima, 816 SPPG Kantongi SLHS

Program MBG di NTB Jangkau 1,86 Juta Penerima, 816 SPPG Kantongi SLHS

Program MBG di NTB menjangkau 1,86 juta penerima manfaat, dengan 816 SPPG mengantongi SLHS.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer