Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Cabai hingga Beras Disubsidi, Pasar Murah Disperindag–Dekranasda Diserbu Warga Lotim

S
Penulis: Supardi/Bapak Qila❯

PASAR MURAH: Sejumlah masyarakat Lotim saat membeli bahan pokok untuk kebutuhan sehari-hari di pasar murah ini aneh diselenggarakan oleh Pemkab Lotim di Gedung wanita.
PASAR MURAH: Sejumlah masyarakat Lotim saat membeli bahan pokok untuk kebutuhan sehari-hari di pasar murah ini aneh diselenggarakan oleh Pemkab Lotim di Gedung wanita.
 


Advertisement

Lombokpost - Dinas Perindustrian bekerja sama dengan Dekranasda menggelar pasar murah. Kegiatan ini untuk menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

"Kegiatan pasar murah ini juga sebagai langkah strategis untuk menjaga Indeks Perkembangan Harga (IPH) kita," terang Kepala Dinas Perindustrian Haryadi Suranggana, Jumat (12/12).

Di pasar murah, seluruh komoditas dijual dengan harga bersubsidi, seperti cabai, beras, minyak dan gula. Hal ini menunjukkan kepedulian pemda terhadap kesejahteraan masyarakat Lotim.

Advertisement

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kelompok dan pelaku usaha yang berpartisipasi,” ujarnya.

Kegiatan pasar murah mendapat sambutan antusias dari masyarakat Lotim. Melalui kegiatan ini, stabilitas harga diharapkan tetap terjaga sekaligus meringankan beban masyarakat menjelang akhir tahun.

Sementara itu Kepala Bidang Barang Pokok dan Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan Lotim Saiful Wathan menyampaikan, menjelang perayaan Nataru pihaknya bersama Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Mataram beberapa hari ini gencar melakukan pengawasan terhadap distributor dan ritel modern di Lotim. 

Advertisement

"Untuk memastikan makanan yang beredar di tengah masyarakat, betul-betul aman untuk dikonsumsi," terang Saiful Wathan.

Dari hasil pengawasan, tidak ditemukan produk makanan yang tidak layak konsumsi. Seluruh makanan masih dalam kondisi aman.

Selain ritel modern, pihaknya juga mengunjungi enam pasar tradisional di Lotim. Dari pemantauan, harga sejumlah komoditas relatif stabil, meski beberapa komoditas mengalami kenaikan seperti cabai.

“Harga bahan pokok saat ini masih dalam kondisi stabil. Tidak ada kenaikan harga signifikan, hanya beberapa komoditas yang mengalami kenaikan,” katanya.

Komoditas yang naik yakni cabai rawit merah dari Rp 60 ribu menjadi Rp 65 ribu per kilogram. Sementara cabai merah besar justru turun dari Rp 35 ribu menjadi Rp 32 ribu per kilogram.

"Kalau beras tidak ada kenaikan, harganya masih sama seperti hari-hari biasanya yakni Rp 13 ribu untuk beras medium, Rp 14.500 untuk premium dan Rp 12 ribu per kilogram untuk beras SPHP Bulog. Tetapi menjelang Nataru ini kenaikan harga tetap kita akan antisipasi," tutupnya. 

 

Advertisement
Editor : Marthadi
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pemkab Lotim Tanda Tangani KAD dengan Pemkab Lobar dan Sumbawa Barat

Pemkab Lotim Tanda Tangani KAD dengan Pemkab Lobar dan Sumbawa Barat

Pemkab Lombok Timur menandatangani kesepakatan Kerja Sama Antar-Daerah (KAD) bersama Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Sumbawa Barat.

Jelang Maulid Nabi, NTB Amankan Bapok dan Tambah Kuota LPG

Jelang Maulid Nabi, NTB Amankan Bapok dan Tambah Kuota LPG

Pemprov NTB menggelar pasar murah dan menambah kuota LPG untuk menjaga harga serta ketersediaan bahan pokok saat Maulid.

MBG Libur, Harga Telur dan Daging Ayam Turun

MBG Libur, Harga Telur dan Daging Ayam Turun

Berhentinya program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama libur sekolah menurunkan harga sejumlah bahan pokok di Lombok Timur, terutama telur

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer