Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkab Lotim Galakan Program Penanaman Sayur di Pekarangan Rumah

S
Penulis: Supardi/Bapak Qila❯

 

Bupati Lotim Haerul Warisin saat memberikan arahan pada acara high level meeting
Bupati Lotim Haerul Warisin saat memberikan arahan pada acara high level meeting


Advertisement

Lombokpost-Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) terus menggalakkan program penaman sayur mayur, bawang dan tanaman hortikultura dengan memanfaatkan pekarangan rumah. Hal ini sebagai upaya  mengatasi inflasi dan penguatan ketahanan pangan mikro.

"Di Lotim inflasi sering kali dipicu oleh kenaikan harga bawang merah dan cabai. Untuk itu peran dari seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lotim sangat penting dalam menjaga terjadinya inflasi," terang Bupati Lotim Haerul Warisin.

Guna memastikan program penenaman sayur di pekarangan rumah ini berjalan. Ia telah mengeluarkan instruksi pembentukan Tim pemantau pekarangan bagi seluruh ASN. Hal ini untuk memastikan keberhasilan penanaman cabai dan bawang merah sebagai upaya penguatan ketahanan pangan mikro. 

Advertisement

Ia mengingatkan Kepala Dinas yang gagal melaksanakan penanaman komoditas ini akan dikenakan sanksi. Ia juga berharap dapat menjalankan kolaborasi strategis antara Dinas Pertanian dengan Champion Cabai lokal untuk menjamin ketersediaan pasokan, khususnya saat terjadi lonjakan harga.

"Kita harap langkah sukses di tahun 2025 ini dapat dipertahankan,"  katanya.

Pemkab Lotim akan terus berkomitmen dalam menjaga stabilitas harga dan menekan laju inflasi. Terlebih berbagi upaya yang dilakukan membuahkan hasil dengan diraihnya penghargaan di tingkat regional

Dalam kesempatan itu iamemuji kolaborasi kuat dengan Bank Indonesia sekaligus mengapresiasi kerja keras seluruh elemen pemerintah daerah dalam menyukseskan program pengendalian inflasi.

"Tahun 2025 ini, alhamdulillah dengan kerja keras semua, Lotim mampu mengendalikan inflasi dengan cara yang sangat baik," ujarnya.

Lonjakan harga yang biasanya terjadi pada hari-hari besar, terutama Idul Fitri, berhasil diredam berkat intervensi dan kolaborasi yang baik. Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah memberikan bantuan sembako senilai Rp 40 miliar kepada 237 ribu KK miskin dan miskin ekstrem.

Bupati juga secara khusus berterima kasih kepada Bank Indonesia (BI) sebagai mitra kunci. Kerja sama solid tersebut terbukti membuahkan hasil membanggakan.

"Lotim menerima penghargaan TPID atas keberhasilan pengendalian harga, menempatkannya sebagai salah satu yang terbaik di kawasan Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua," katanya.

Lebih jauh Bupati menyebut, tantangan di tahun 2026 akan lebih berat karena Lotim memiliki jumlah keluarga miskin dan miskin ekstrem terbanyak di Bali-Nusra, yang menuntut ketersediaan bahan pangan yang sangat besar.

"Menjadi PR berat kita di tahun 2026. Ketersediaan dari barang-barang yang suka memicu dari inflasi ini harus tetap dipantau," ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Lombok Timur Muhammad Juaini Taofik yang juga Ketua TPID menyampaikan bahwa fokus utama menjelang Nataru adalah menjamin kelancaran distribusi.

"Lotim adalah daerah perlintasan. Kita pastikan kelancaran distribusi terutama di jalan raya dan Pelabuhan Kayangan sehingga tidak ada keterlambatan menjelang Tahun Baru," tegasnya.

Menurutnya ada tiga langkah prioritas Nataru, seperti memastikan kelancaran distribusi terutama di Pelabuhan Kayangan, memastikan ketersediaan pasokan menjelang Nataru, dan memastikan Dinas Perdagangan dan tim tetap memantau pasar meskipun hari libur Nataru.

Advertisement
Editor : Siti Aeny Maryam
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Inflasi Tahunan NTB Tembus 4,03 Persen, Early Warning Bagi TPID NTB

Inflasi Tahunan NTB Tembus 4,03 Persen, Early Warning Bagi TPID NTB

Laju inflasi NTB pada Agustus 2026 mulai menembus batas aman yang ditetapkan pemerintah, secara tahunan ntembus 4,03 persen.

Luncurkan Gerakan Menanam Cabai, Wabup UNA Perkuat Ketahanan Pangan dan Kendalikan Inflasi

Luncurkan Gerakan Menanam Cabai, Wabup UNA Perkuat Ketahanan Pangan dan Kendalikan Inflasi

Wakil Bupati Lombok Barat, Nurul Adha, meluncurkan Gerakan Menanam Cabai sebagai langkah strategis Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

BPS NTB Warning TPID Soal Inflasi Kota Bima

BPS NTB Warning TPID Soal Inflasi Kota Bima

BPS NTB warning TPID soal Kota Bima lantaran inflasi tahunannya menembus 4,23 persen, angka ini telah berada di luar target nasional.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer