Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Petani Lotim Dapat Asuransi Dari Bulog

S
Penulis: Supardi/Bapak Qila❯

ASURANSI PETANI: Perwakilan petani di Lombok Timur (Lotim) saat menerima secara simbolis asuransi pertanian dari Perum Bulog.
ASURANSI PETANI: Perwakilan petani di Lombok Timur (Lotim) saat menerima secara simbolis asuransi pertanian dari Perum Bulog.
 


Advertisement

LombokPost - Puluhan petani di Lombok Timur (Lotim) mendapatkan asuransi pertanian dari Bulog. Hal ini sebagai langkah mitigasi risiko gagal panen akibat perubahan iklim, hama, maupun bencana alam yang dapat menyebabkan petani merugi.

"Lotim menjadi sentra produksi beras dan mitra Bulog yang sangat penting. Karena itu kami memberikan perhatian dalam bentuk program Bulog Peduli Petani," terang Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog Sudarsono Hardjsoekarto, Senin (9/2).

Kata dia, asuransi pertanian ini masih dalam tahap uji coba yang dikhususkan bagi petani yang menanam padi. Asuransi ini sebagai mitigasi gagal panen, baik karena terserang hama maupun akibat perubahan iklim. Terlebih saat ini cuaca ekstrem sedang melanda daerah NTB, khususnya Lotim.

Selain di Lotim, asuransi ini juga dilakukan uji coba dan sosialisasi di empat provinsi di Indonesia, yakni Jawa Barat, Bali, NTT, dan Jambi, kepada kelompok tani yang dipilih langsung Dinas Pertanian setempat.

"Untuk tahap pertama ini, karena ini merupakan uji coba, bantuan ini masih terbatas. Namun pada saatnya nanti, setelah para petani merasakan manfaatnya, kami bersama Pemprov dan Pemerintah pusat akan melanjutkan program asuransi ini," katanya.

Advertisement

Ia menyebutkan asuransi ini merupakan hal baru. Sebelumnya, tanaman padi yang rusak akibat perubahan cuaca, suhu, maupun curah hujan tidak mendapatkan asuransi. Saat ini Perum Bulog menggandeng Askrindo untuk memberi asuransi kepada petani.

Menurutnya, proses pengklaiman asuransi ini akan dijelaskan langsung oleh Askrindo. Namun ia menyebut proses pengklaimannya cukup mudah dan sederhana. Di Lotim, luas lahan yang mendapatkan bantuan asuransi sementara ini seluas 152 hektare.

"Untuk mekanisme klaimnya nanti petani akan dijelaskan oleh ahlinya, termasuk besarannya akan dijelaskan langsung oleh Askrindo karena itu produk dari Askrindo. Tapi asuransi ini dirancang lebih simpel dan mudah," katanya.

Diharapkan para petani terus melanjutkan program produksi pertanian dan menjadi mitra Bulog dalam rangka menjaga ketersediaan pangan dan stabilisasi harga beras.

Sementara itu, Asisten II Pemkab Lotim Bagian Ekonomi Muhammad Khairi mengatakan Pemkab Lotim sangat menyambut baik program ini. Terlebih sebagian besar masyarakat di Lotim berprofesi sebagai petani.

"Kita ingin petani kita berdaya, jangan sampai karena faktor cuaca mereka tidak mau bertani, kami ingin mereka tetap eksis sebagai petani di Lotim," terang Khairi.

Diharapkan asuransi ini ke depan tidak hanya menyasar petani padi, namun juga petani lainnya.

Sementara itu, salah satu petani Kamarudin mengapresiasi program Perum Bulog Peduli dengan memberikan asuransi bagi petani. Hal ini diakui membuatnya merasa lebih aman dalam bertani karena ada perlindungan ketika tanaman rusak atau gagal panen akibat hama maupun cuaca.

"Yang mendapatkan uji coba asuransi ini sebanyak 30 petani dengan total luas lahan 152 Hektare," katanya.

Ia menyebut kondisi cuaca saat ini mengakibatkan sejumlah tanaman petani terserang hama, kerdil, dan pertumbuhannya tidak optimal. Sehingga keberadaan asuransi ini dinilai memberikan jaminan dan rasa aman bagi para petani. (par/r7).

Advertisement
Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Produksi Padi NTB Capai 1,687 Juta Ton, Kekeringan Diklaim Belum Berdampak Besar

Produksi Padi NTB Capai 1,687 Juta Ton, Kekeringan Diklaim Belum Berdampak Besar

Produksi padi NTB mencapai 1,687 juta ton GKG di tengah kemarau panjang, didukung adaptasi komoditas dan optimalisasi pengairan.

Cegah Gagal Panen, Petani di NTB Diminta Disiplin Patuhi Rencana Tata Tanam

Cegah Gagal Panen, Petani di NTB Diminta Disiplin Patuhi Rencana Tata Tanam

Petani di NTB diminta disiplin mematuhi Rencana Tata Tanam agar ketersediaan air irigasi tetap terjaga.

Pemprov NTB Evaluasi Keluhan Petani soal DBHCHT

Pemprov NTB Evaluasi Keluhan Petani soal DBHCHT

DPKP NTB menyebut bantuan DBHCHT 2026 sesuai proposal kelompok tani, sementara keluhan petani terkait jenis pupuk dievaluasi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer