Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warga Tagih Janji Perbaikan Jalan Kalijaga Timur

S
Penulis: Supardi❯
BLOKADE JALAN: Warga Desa Kalijaga Timur memblokir jalan karena tidak kunjung diperbaiki dan kesal oleh ulah oknum sopir yang menabrak paling pembatas. 
BLOKADE JALAN: Warga Desa Kalijaga Timur memblokir jalan karena tidak kunjung diperbaiki dan kesal oleh ulah oknum sopir yang menabrak paling pembatas. 

Advertisement

LombokPost-Warga Desa Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel, kembali memblokade jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Kalijaga Timur dengan desa lain di Kecamatan Suralaga dan Labuhan Haji, Minggu (16/8) sore.

Aksi dilakukan karena masyarakat kesal belum ada kejelasan terkait perbaikan jalan itu.

“Aksi ini merupakan yang ketiga. Aksi pertama akhir 2025 lalu, saat itu camat Aikmel berjanji untuk mengawal aspirasi masyarakat. Bahkan dia berjanji kalau jalan ini tidak diperbaiki dia akan berhenti jadi camat Aikmel,” terang Kepala Desa Kalijaga Timur Hiswaton kepada Lombok Post, Minggu (16/8).

Advertisement

Dia mengatakan, berbagai upaya telah ditempuh masyarakat dan Pemdes Kalijaga Timur agar perbaikan jalan itu segera dilakukan. Bahkan, mereka sudah hearing bersama Wakil Bupati Lotim dan dijanjikan jalan itu segera diperbaiki.

Selain itu, sejumlah pihak terkait juga sudah turun mengecek kondisi jalan. Namun, hingga saat ini belum ada kabar dan kejelasan perbaikan jalan Kalijaga Timur.

Advertisement

“Kemarin asisten bidang Sumber daya juga sudah turun. Mereka bilang InsyaAllah. InsyaAllah ini yang dinilai masyarakat masih abu-abu atau tidak jelas,” katanya.

Aksi ini juga dipicu oknum sopir dump truck pengangkut material tambang galian C yang menabrak gapura atau plang pembatas. Plang dibuat masyarakat untuk melarang dump truck pembawa material tambang galian C melintas di jalan itu.

Dump truck pembawa material tambang dinilai sangat mengganggu masyarakat akibat debu jalan. Selain itu, dump truck kerap tidak menutup muatan menggunakan terpal sehingga tidak diizinkan melintas.

“Kemarin kami dari Desa diminta untuk pasang plang, akhirnya kami pasang. Dan jalan yang biasanya mereka lewati sudah rusak parah, makanya mereka lewat lagi dari jalan Kalijaga Timur, dan plang yang kami pasang itu ditabrak makanya masyarakat marah,” jelasnya.

Total ruas jalan Kalijaga Timur yang rusak berat secara keseluruhan mencapai 9 kilometer (km). Namun, khusus di Desa Kalijaga Timur hanya sekitar 3 km. Dia berharap Pemkab Lotim segera merenovasi jalan itu karena sudah lama rusak parah.

Advertisement
Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dari Remitansi Menuju Usaha Mandiri,  Keluarga PMI di Kalijaga Timur Belajar Mengelola Uang Kiriman agar Tak Habis untuk Kebutuhan Konsumtif

Dari Remitansi Menuju Usaha Mandiri, Keluarga PMI di Kalijaga Timur Belajar Mengelola Uang Kiriman agar Tak Habis untuk Kebutuhan Konsumtif

keluarga Pekerja Migran Indonesia di Desa Kalijaga Timur mulai diajak memikirkan cara lain agar remitansi bisa menjadi sumber penghasilan.

Wabup Lotim Janji Tuntaskan Jalan Rusak Kalijaga Timur di APBDP

Wabup Lotim Janji Tuntaskan Jalan Rusak Kalijaga Timur di APBDP

Wakil Bupati Lombok Timur (Lotim) Moh. Edwin Hadiwijaya berjanji segera memperbaiki jalan kabupaten yang rusak parah di Desa Kalijaga Timur,

Truk Overkapasitas Jadi Sorotan, Dewan Minta Dishub Lebih Tegas

Truk Overkapasitas Jadi Sorotan, Dewan Minta Dishub Lebih Tegas

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Lombok Timur menyoroti masih banyaknya truk pengangkut material yang melebihi kapasitas.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer