Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warga Paokmotong Mengadu ke Dewan soal PLTD

S
Penulis: Supardi❯
SUARA BISING: Sejumlah masyarakat Desa Paokmotong yang tinggal di sekitar PLTD Paokmotong saat menyampaikan aspirasi mereka ke DPRD Lotim terkait suara mesin yang terlalu bising.
SUARA BISING: Sejumlah masyarakat Desa Paokmotong yang tinggal di sekitar PLTD Paokmotong saat menyampaikan aspirasi mereka ke DPRD Lotim terkait suara mesin yang terlalu bising.  

Advertisement

LombokPost - Sejumlah warga Desa Paokmotong yang tinggal di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), melakukan hearing di kantor DPRD Lombok Timur (Lotim).

Mereka memprotes dampak penambahan mesin baru berkapasitas 15 megawatt (MW) yang mengakibatkan suara terlalu bising dan getaran cukup kuat.

“Penambahan mesin baru ini menimbulkan banyak dampak, seperti kebisingan, getaran cukup kuat dan polusi,” terang perwakilan warga Paokmotong Hasnayadi Sukran seusai hearing, Selasa (27/10).

Advertisement

Menurut dia, sudah ada aturan yang mengatur ambang batas kebisingan di daerah permukiman. Karena itu, diharapkan pihak terkait memastikan apakah tingkat kebisingan melebihi ambang batas atau tidak.

Masalah ini disebut sudah lama disuarakan masyarakat.

Advertisement

Warga meminta pihak terkait membuat rekayasa agar suara tidak terlalu bising. Pihak PLTD telah berjanji untuk mengatasi persoalan itu. Namun, hingga saat ini masalah itu tidak kunjung diselesaikan.

“Kami sudah sampaikan beberapa bulan lalu, tapi protes kami tidak diindahkan sama pihak PLTD. Kami minta Komisi 4 untuk turun melakukan investigasi dan mendengarkan langsung keluhan warga,” katanya.

Selain masalah kebisingan dan getaran, warga juga mengeluhkan munculnya polusi berupa serbuk atau briket sisa pembuangan karbon dari knalpot mesin yang beterbangan dan jatuh di permukiman warga.

Limbah itu diakui telah dikumpulkan dan diserahkan kepada pihak PLTD, tetapi belum ada tindakan untuk menyelesaikan masalah ini.

“Sesuai aturan, setiap penambahan unit mesin baru wajib dilakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Tapi ini sama sekali tidak dilakukan,” katanya.

Advertisement
Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

PLN Bima Dorong Pompanisasi Pertanian, Larang Setrum Tikus

PLN Bima Dorong Pompanisasi Pertanian, Larang Setrum Tikus

PLN Bima dorong program pompanisasi pertanian dan larang keras penggunaan jebakan tikus berlistrik demi keselamatan petani dan warga.

Peringati Sumpah Pemuda, PLN Sumbawa Salurkan Sarana Kebersihan untuk 165 Guru dan Santri Al Wihdah

Peringati Sumpah Pemuda, PLN Sumbawa Salurkan Sarana Kebersihan untuk 165 Guru dan Santri Al Wihdah

PLN Sumbawa salurkan bantuan sarana kebersihan untuk 165 guru dan santri Al Wihdah di momentum Sumpah Pemuda. Wujud nyata kepedulian sosial.

Penyegaran Manajemen, Oki Hermawan Resmi Jabat Senior Manager Operasi Konstruksi PLN UIP Nusra

Penyegaran Manajemen, Oki Hermawan Resmi Jabat Senior Manager Operasi Konstruksi PLN UIP Nusra

PT PLN UIP Nusra merotasi jajaran pimpinan. Oki Hermawan resmi menjabat Senior Manager Operasi Konstruksi, menggantikan Eko Sukmawanto.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer