Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warga Korleko Lombok Timur Dilatih Padamkan Api

Supardi
Penulis: Supardi❯
PADAMKAN API: Seorang petugas pemadam kebakaran sedang mencontohkan cara memadamkan api kepada masyarakat Desa Korleko .
PADAMKAN API: Seorang petugas pemadam kebakaran sedang mencontohkan cara memadamkan api kepada masyarakat Desa Korleko.  

Advertisement

 

Lombok Post-Dinas Pemadam dan Keselamatan (Damkarmat) Lombok Timur (Lotim) menggelar sosialisasi pencegahan dan pengendalian kebakaran kepada masyarakat Desa Korleko, Kecamatan Labuhan Haji. Kegiatan ini sebagai langkah antisipasi bencana kebakaran, terutama di rumah.

“Ini merupakan langkah nyata kami di pemerintah desa dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman kebakaran,” terang Pj Kepala Desa Korleko Athar, Jumat (6/11).

Advertisement

Menurutnya, edukasi kebakaran kepada masyarakat sangat penting, terlebih saat musim kemarau. Pada musim ini, api lebih mudah menyebar dan berpotensi menimbulkan kerugian besar. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat diharapkan bisa memahami cara penanganan kebakaran sejak dini.

Ia menyebutkan, sekitar 50 orang dari berbagai unsur masyarakat mengikuti kegiatan itu. Mereka diharapkan menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran dan kesiapsiagaan di tingkat desa, terutama di tingkat rumah tangga.

Advertisement

“Sosialisasi pencegahan dan penanganan kebakaran ini sangat penting sebagai langkah awal masyarakat memahami bagaimana menghadapi kebakaran sejak dini,” ungkap Athar.

Athar juga mendorong pembentukan relawan pemadam kebakaran di Desa Korleko. Keberadaan relawan ini nantinya dapat bergerak lebih awal untuk mencegah dan menangani kebakaran sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Ia menambahkan, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar sampah, membakar lahan, maupun menggunakan kompor di rumah.

Sementara itu, salah seorang warga, Idiatul Fitri, sangat bersyukur dapat memperoleh ilmu dalam kegiatan yang dinilainya sangat bermanfaat. Baginya, sosialisasi ini bukan sekadar kegiatan penyuluhan, melainkan bekal penting untuk menghadapi situasi darurat yang bisa terjadi kapan saja.

“Jujur, kami sangat bersyukur bisa mengikuti sosialisasi ini. Karena nanti apabila terjadi sesuatu di luar prediksi kami, setidaknya kami sudah mengetahui bagaimana cara mengatasinya,” ujarnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

1.290 Titik Kebakaran Terjadi di NTB, Kerugian Material Ditaksir Tembus Rp 75 Miliar

1.290 Titik Kebakaran Terjadi di NTB, Kerugian Material Ditaksir Tembus Rp 75 Miliar

BPBD NTB mencatat 1.290 kejadian kebakaran sepanjang Januari-Oktober 2026 dengan total kerugian material ditaksir mencapai Rp 75,05 miliar.

Suka Duka Menjadi Petugas Pemadam Kebakaran: Bertaruh Nyawa, Pantang Pulang Sebelum Padam

Suka Duka Menjadi Petugas Pemadam Kebakaran: Bertaruh Nyawa, Pantang Pulang Sebelum Padam

Dengan semboyan pantang pulang sebelum api padam, ia terus melangkah, memastikan bahwa setiap inci wilayah Lombok Barat tetap terlindungi.

Kasus Kebakaran Lombok Barat Melonjak 190 Persen

Kasus Kebakaran Lombok Barat Melonjak 190 Persen

Langkah pencegahan terpadu diharapkan mampu menekan risiko kerugian materiil serta melindungi keselamatan jiwa warga Kabupaten Lombok Barat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer