LombokPost- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lotim memberikan insentif bagi para Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang belum tersertifikasi tingkat SD dan SMP swasta.
“Insentif ini bersumber dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang terkumpul di Baznas Lotim,” terang Wakil Bupati Lotim, H Moh Edwin Hadiwijaya, Jumat (12/9).
Guru sekolah swasta memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas SDM di Lotim.
Terlebih jumlah sekolah swasta di Lotim sangat banyak sehingga kabupaten ini sangat bergantung pada guru-guru swasta.
Diakui Pemkab Lotim selama ini belum dapat memberikan penghargaan memadai kepada guru honorer swasta di Lotim.
Untuk itu ia sangat berterima kasih dan mengapresiasi atas pengabdian guru-guru di sekolah swasta.
“Kita di Lotim sangat bergantung dengan sekolah swasta dari tingkat SD-MI sampai perguruan tinggi,” ungkapnya.
Peran Baznas Lotim sangat penting sebagai lembaga yang dapat mendukung program Pemkab Lotim, terutama dalam urusan sosial. Terlebih di tengah kondisi anggaran saat ini.
Pemkab Lotim akan terus membangun sinergi bersama Baznas melalui berbagai program, salah satunya untuk memberikan insentif bagi guru honorer non sertifikasi sebagai bentuk apresiasi kepada tenaga pendidik yang terus berjuang dengan ikhlas mencerdaskan bangsa.
“Melalui momentum ini kami berharap para muzaki bisa menyalurkan ZIS-nya di Baznas Lotim. Mudah-mudahan bisa menjadi corong bagi masyarakat untuk bayarkan ZIS di Baznas,” katanya.
Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Baznas Lotim H Murjoko menyampaikan ke depan Baznas bersama Pemkab Lotim akan lebih memperhatikan para guru non sertifikasi.
Pemberian insentif ini sebagai langkah awal dan apresiasi bagi para guru non sertifikasi.
“Insentif kami kami harap sedikit meringankan beban ekonomi para guru honorer sekaligus memotivasi mereka untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan.
Ke depan, sinergi antara Pemda dan Baznas akan terus ditingkatkan untuk menjangkau lebih banyak guru honorer di seluruh wilayah Lotim,” katanya.
Ketua Baznas Lombok Timur H. Muhammad Kamli menegaskan Baznas akan siap mendukung Pemkab Lotim untuk mengayomi masyarakat, tak terkecuali para guru yang mengabdi di sekolah swasta.
“Insentif diberikan kepada 3.823 guru yang mengabdi di lembaga pendidikan swasta di Lotim,” tutupnya.
Editor : Kimda Farida