Lombokpost - Wakil Bupati Lombok Timur (Lotim) Moh Edwin Hadiwijaya menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lotim akan terus berkomitmen dalam memajukan budaya literasi di Lotim. Hal ini dinilai menjadi fondasi utama untuk memajukan daerah.
“Literasi ini juga sejalan dengan visi Lotim SMART (Sejahtera, Maju, Adil, Religius dan Transparan),”terang Wakil Bupati Lotim Moh Edwin Hadiwijaya saat membuka Festival Literasi Lotim, Selasa (9/12).
Kata dia, Literasi baik dalam membaca maupun menulis, adalah fondasi penting untuk memajukan daerah. Bahkan ia menilai literasi juga menjadi kunci utama untuk mencapai Visi Lotim yang SMART.
Melalui Festival Literasi ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca dan menulis di kalangan masyarakat, terutama anak-anak. Terlebih di tengah perkembangan teknologi saat ini.
“Pemkab Lotim berkomitmen untuk mendukung budaya-budaya literasi, termasuk dalam ranah digital, ”katanya.
Ia mengaku sangat bersyukur atas terselenggaranya festival literasi tingkat Kabupaten itu. Menurutnya literasi sangat penting baik membaca maupun menulis. Terutama di kalangan anak-anak.
Festival literasi diharapkan menjadi momentum penting yang menghasilkan dampak jangka panjang. Selain meningkatkan minat baca dan tulis anak, festival literasi ini juga diharapkan dapat memicu inovasi dan kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan informasi dan pengetahuan, termasuk penguasaan literasi digital.
Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lotim Mugni menyampaikan empat Moto Literasi Lotim, yaitu membaca, mengulang, menghafal, dan menulis (4M) sebagai semangat untuk mendukung visi misi Lotim SMART.
“Kita akan terus berupaya untuk mengoptimalkan gedung perpustakaan dengan kegiatan beragam sekaligus sebagai upaya meningkatkan akreditasi perpustakaan,” singkatnya.
Editor : Marthadi