Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Akses Wisata Pantai Maik Anyir Nyaris Putus Akibat Abrasi

Supardi/Bapak Qila • Selasa, 13 Januari 2026 | 20:48 WIB
Kondisi jalan masuk ke destinasi wisata pantai Maik Anyir Kelurahan Ijobalit yang nyaris putus akibat abrasi
Kondisi jalan masuk ke destinasi wisata pantai Maik Anyir Kelurahan Ijobalit yang nyaris putus akibat abrasi

LombokPost- Akses jalan menuju Pantai Maik Anyir di Kecamatan Labuhan Haji, amblas sedalam tiga meter dan nyaris putus akibat diterjang abrasi parah. Pihak pengelola mendesak Pemkab Lombok Timur (Lotim) melakukan penanganan darurat guna mencegah lumpuhnya aktivitas pariwisata dan ekonomi masyarakat.

“Apalagi dengan kondisi curah hujan yang tinggi dan gelombang laut besar saat ini,” terang Pengelola Pantai Maik Anyir Sahibun, Senin (12/1).

Sahibun mengatakan, abrasi di Pantai Maik Anyir telah berlangsung cukup lama dan sulit diprediksi. Hal ini disebabkan perubahan cuaca dan kondisi alam yang tidak menentu.

Hujan lebat disertai ombak besar menjadi penyebab utama rusaknya jalan menuju pantai. Kondisi tersebut sangat berbahaya bagi pengguna jalan, terutama wisatawan yang berkunjung ke Pantai Maik Anyir.

“Kami bersama masyarakat, melakukan penanganan sementara secara gotong royong agar jalan ini bisa dilewati oleh wisatawan dan masyarakat,” ungkapnya.

Hingga saat ini belum ada jalur alternatif yang dapat digunakan untuk masuk ke kawasan wisata. Pihaknya mengimbau wisatawan dan masyarakat agar berhati-hati saat melintas di jalan tersebut.

Selain akses utama wisatawan, jalan tersebut juga merupakan jalur vital bagi nelayan, petani, peternak, dan masyarakat lainnya.

“Jalan ini sebelumnya merupakan jalan yang dibebaskan Pemkab Lotim melalui Dinas Pariwisata. Makanya kami berusaha memperbaikinya semampu kami,” ujarnya.

Dia berharap Pemkab Lotim segera membantu penanganan abrasi dan perbaikan jalan tersebut. Sebab, dampaknya sangat dirasakan masyarakat dan sangat berpengaruh terhadap tingkat kunjungan wisatawan.

Abrasi Baca Juga: Belasan Rumah Rusak Akibat Abrasi, Warga Bintaro Mataram Berharap Segera Direlokasi

Sebelumnya, Bupati Lotim Haerul Warisin menyampaikan sejumlah pantai di Lotim mengalami abrasi cukup parah. Seperti Pantai Kura-kura di Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru sepanjang 900 meter, termasuk Pantai Maik Anyir.

“Saya bersama Kadis PUPR sudah meninjau abrasi yang terjadi di Pantai Kura-kura. Memang sudah cukup jauh daratan di sana, karena terkikis dan ini harus segera kita atasi,” ujarnya.

Penanganan abrasi saat ini masih dikaji sembari menunggu ketersediaan anggaran. Bupati juga mempertimbangkan masukan masyarakat sekitar yang menyebut abrasi di kawasan tersebut berpotensi berhenti secara alami.

Menurutnya, jika penanganan abrasi dilakukan dengan pemasangan batu pemecah ombak, maka akan membutuhkan sekitar 1.000 dump truck batu.

“Kalau harus dipasangkan batu, maka butuh banyak. Biayanya juga tentu tidak sedikit juga. Termasuk itu (Maik Anyir) juga akan menjadi perhatian kita,” ungkapnya. (par/r7)

 

 

 

Editor : Prihadi Zoldic
#wisata pantai #Lotim #pantai #Abrasi #Gelombang