Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bupati Optimis Kadis Dikbud Baru Bisa Bikin Pendidikan Lotim Makin Maju

Supardi/Bapak Qila • Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:35 WIB
Haerul Warisin
Haerul Warisin

 

Lombokpost-Bupati Lombok Timur (Lotim) Haerul Warisin meyakini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim yang baru mampu membawa sektor pendidikan lebih maju dan berprestasi. Hal ini berkaca pada rekam jejak sang kadis sebagai mantan Kepala MAN 1 Lotim.

"Kadis kita ini dari luar Pemkab Lotim, saya kenal dia merupakan orang yang sangat berprestasi," terang Bupati Lotim Haerul Warisin, Jumat (16/1).

Bupati menyebut penunjukan M Nurul Wathoni sebagai Kadis Dikbud murni karena prestasi, terutama saat memimpin MAN 1 Lotim. Penunjukan tersebut dipastikan bukan karena faktor kedekatan atau kekerabatan.

Ia berharap kehadiran Nurul Wathoni di Dikbud mampu meningkatkan prestasi pendidikan Lotim layaknya capaian di MAN 1 Lotim. Selama menjabat kepala sekolah, ratusan penghargaan tingkat kabupaten hingga internasional berhasil diraih.

"Saya memilih beliau betul-betul saya menilai secara objektif. Ada 400 prestasi yang sudah ditorehkan. Ini sangat sulit untuk mendapatkan itu dan prestasinya tidak hanya di nasional namun juga internasional," katanya.

Selain menekankan prestasi, bupati berharap kadis dapat mengelola anggaran Dikbud Lotim dengan baik demi memajukan pendidikan.

Sementara itu, Kadis Dikbud Lotim M Nurul Wathoni menyatakan siap berikhtiar merealisasikan keinginan bupati, terutama terkait tata kelola anggaran dan prestasi pendidikan.

"Minggu-minggu ini kita akan lakukan rapat koordinasi dulu, untuk kita petakan program-program yang akan kita lakukan. Setalah koordinasi ini. Kita akan tuntaskan apa program yang menjadi fokus kita pada awal tahun ini," jelasnya.

Menurutnya, peningkatan prestasi akan dilakukan dengan menghidupkan pembinaan melalui ekstrakurikuler yang mendapat dukungan penuh dari sekolah maupun dinas.

Wathoni menyebut masih banyak sekolah rusak di Lotim. Tahun ini, terdapat dua mekanisme perbaikan yakni melalui dana revitalisasi pusat dan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.

"Tapi untuk revitalisasi tahun 2026 ini kita belum tahu berapa yang dapat, termasuk berapa yang dapat Pokir," katanya.

Pada awal kepemimpinannya, ia fokus membenahi data pendidikan, terutama jumlah sekolah rusak serta sarana prasarana yang membutuhkan perbaikan.

"Kita akan koordinasi dulu dengan para UPTD, untuk melihat semua jumlah sekolah yang rusak. Baru nanti kita bisa tindaklanjuti," tutupnya. (par/r7) 

Editor : Redaksi Lombok Post
#pendidikan #Dikbud Lotim #Lotim #maju #Dikbud