Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kisah di Balik Max Dowman: Permata Arsenal yang Pernah Ditawarkan ke Ajax Secara Rahasia

Pujo Nugroho • Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Pemain muda Arsenal Max Dowman mencetak gol ke gawang Everton sekaligus mengukir sejarah.
Pemain muda Arsenal Max Dowman mencetak gol ke gawang Everton sekaligus mengukir sejarah.

 

LombokPost - Nama Max Dowman tengah menjadi buah bibir di jagat sepak bola Eropa. Bagaimana tidak, wonderkid Arsenal ini baru saja mencatatkan tinta emas sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Premier League usai membobol gawang Everton. Namun, di balik kegemilangannya bersama Mikel Arteta, ada fakta mengejutkan yang baru saja terungkap dari Belanda.

Legenda sepak bola sekaligus pelatih akademi Ajax, Ronald de Boer, membeberkan sebuah rahasia besar. Rupanya, jauh sebelum Max Dowman meledak di tim utama The Gunners, talenta muda ini sempat ditawarkan kepada Ajax Amsterdam. De Boer mengaku mendapatkan bocoran mengenai bakat luar biasa sang pemain dari seorang agen.

Dalam sebuah sesi di Ziggo Sport, Ronald de Boer menceritakan momen setahun setengah yang lalu saat ia dikirimi video aksi Max Dowman. "Lucunya, seorang agen mengirimkan saya video tentang pemain ini. Dia bilang, 'Ronald, kamu harus melihat ini. Dia pemain yang hebat dan sangat cocok untuk Ajax'," ungkap De Boer mengenang potensi wonderkid Arsenal tersebut.

Melihat bakat yang sangat menonjol, De Boer langsung memberikan rekomendasi kepada departemen pemandu bakat Ajax. Namun, jawaban yang ia terima justru menunjukkan betapa berharganya Max Dowman. Pihak Ajax mengaku sudah memantau sang pemain, namun mengakui bahwa sangat mustahil untuk membajaknya dari Akademi Arsenal karena kualitasnya yang sudah berada di atas rata-rata sejak dini.

Keputusan Mikel Arteta untuk mempromosikan Max Dowman ke tim utama terbukti sangat tepat. Sejak melakoni debut melawan Leeds United pada Agustus 2025, Dowman terus memecahkan rekor. Di usia 15 tahun 235 hari, ia menjadi pemain termuda kedua yang tampil di liga, tepat di belakang Ethan Nwaneri. Tak berhenti di situ, ia juga menjadi pemain termuda yang tampil di Liga Champions saat melawan Slavia Prague.

Statistik Max Dowman di level junior pun sangat mengerikan. Ia mengoleksi 20 gol dan 10 assist dari 25 pertandingan bersama Arsenal U18. Ketajaman ini terus berlanjut hingga ia naik kelas ke Arsenal U21 dan tim senior. Tak heran jika kini nilai pasarnya di Transfermarkt sudah menyentuh angka €20 juta atau sekitar Rp 340 miliar, meski nilai aslinya diyakini jauh lebih tinggi.

Fans The Gunners kini bisa bernapas lega. Meski sempat ada upaya dari pihak luar untuk membawanya ke Eredivisie, Max Dowman tampaknya tetap setia bersama klub London Utara tersebut. Saat ini, karier sang pemain dikelola langsung oleh keluarganya, di mana ayah dan saudara laki-lakinya telah memiliki lisensi FIFA.

Arsenal sendiri sudah bergerak cepat dengan mengamankan kesepakatan pra-kontrak. Kontrak profesional ini akan otomatis berlaku saat Max Dowman menginjak usia 17 tahun pada 31 Desember mendatang. Dengan dukungan penuh dari Mikel Arteta dan staf kepelatihan seperti Gustavo Oliveira, Dowman diprediksi akan menjadi megabintang masa depan yang akan memimpin lini serang The Gunners selama bertahun-tahun ke depan.

Dunia kini menanti, kejutan apalagi yang akan dihadirkan oleh Max Dowman dalam pertandingan-pertandingan besar Arsenal selanjutnya. Satu yang pasti, Ajax Amsterdam hanya bisa menyesal telah melewatkan kesempatan emas untuk memiliki talenta sehebat dia.

Editor : Pujo Nugroho
#Max Dowman #ajax #pemain muda #the gunners #arsenal