Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sebastian Korda Tumbangkan Carlos Alcaraz di Miami Open, Kejutan Besar Usai “Jalan Berliku”

Rury Anjas Andita • Senin, 23 Maret 2026 | 05:12 WIB

Sebastian Korda tumbangkan Carlos Alcaraz di Miami Open lewat duel sengit tiga set. Kejutan besar lahir dari laga dramatis penuh tekanan.
Sebastian Korda tumbangkan Carlos Alcaraz di Miami Open lewat duel sengit tiga set. Kejutan besar lahir dari laga dramatis penuh tekanan.

LombokPost - Kejutan besar terjadi di Miami Open. Sebastian Korda sukses tumbangkan Carlos Alcaraz dalam duel dramatis yang langsung mengguncang turnamen. Kemenangan Korda atas Alcaraz ini menjadi salah satu hasil paling mengejutkan di Miami Open 2026, sekaligus menegaskan bahwa Korda tumbangkan Alcaraz bukan sekadar keberuntungan.

Menghadapi Carlos Alcaraz, petenis Amerika Sebastian Korda menunjukkan mental baja. Ia menang 6-3, 5-7, 6-4 dalam waktu dua jam 19 menit, Minggu waktu setempat. Hasil ini memastikan Korda tumbangkan Alcaraz dan melaju ke babak keempat Miami Open.

Sempat berada di atas angin saat unggul 5-4 di set kedua, Korda gagal menuntaskan laga. Ia justru kehilangan lima gim beruntun akibat kebangkitan Alcaraz. Namun, Korda tidak goyah. Ia bangkit di set penentuan dan memastikan Korda tumbangkan Alcaraz dengan permainan yang lebih tenang dan taktis.

“Saya menempuh jalan yang berliku, itu pasti,” kata Korda. “Ada sedikit lebih banyak tekanan daripada yang saya inginkan, tetapi saya senang dengan cara saya bermain, senang dengan bagaimana saya tetap bertahan. Saya terus percaya. Saya berada dalam beberapa situasi sulit, tetapi saya terus maju dan bermain sangat baik pada akhirnya,” ujarnya.

Kemenangan ini terasa spesial. Sebab, Korda yang kini berada di peringkat 36 dunia menjadi pemain dengan ranking terendah yang mampu mengalahkan Alcaraz sejak David Goffin melakukannya tahun lalu di turnamen yang sama.

Di sisi lain, Alcaraz yang tampil impresif dengan rekor 16-0 di awal musim mulai kehilangan konsistensi. Sebelum Korda tumbangkan Alcaraz di Miami Open, petenis Spanyol itu juga kalah dari Daniil Medvedev di semifinal Indian Wells.

Korda tampil solid sejak awal. Ia mencatatkan 75 persen keberhasilan servis pertama dan mengemas lima ace di set pembuka. Meski sempat goyah, ia kembali menemukan ritme di set ketiga untuk memastikan kemenangan penting ini.

Kini, Korda berpeluang menyamai pencapaian terbaiknya di Miami Open, yakni perempat final. Ia akan menghadapi Karen Khachanov atau Martin Landaluce di babak berikutnya.

Kemenangan ini juga tidak lepas dari perubahan pendekatan Korda setelah bekerja sama dengan mantan petenis Top 40, Ryan Harrison.

“Ini adalah proses introspeksi diri yang panjang,” tambah Korda. “Saya telah melalui banyak hal. Saya telah bermain melawan banyak pemain hebat tetapi tidak selalu mampu meraih kemenangan. Saya merasa ketika bermain melawan pemain-pemain top ini, saya hanya memukul bola sembarangan dan mencoba melakukan terlalu banyak hal. Saya duduk bersama Ryan, dan tujuan kami hari ini adalah bermain biasa saja, untuk tidak mencoba melakukan terlalu banyak hal,” tegasnya.

Kemenangan Korda di Miami Open ini sekaligus memperbaiki catatan pertemuan keduanya menjadi 2-4. Lebih dari itu, hasil ini menegaskan bahwa Korda tumbangkan Alcaraz adalah sinyal kebangkitan serius dari petenis Amerika tersebut di musim 2026.

Editor : Rury Anjas Andita
#Carlos Alcaraz #miami Open 2026 #Sebastian Korda #ATP 1000 #Miami Open