Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Lombok Utara Naikkan Target PAD 2026 Jadi Rp 370 Miliar

H
Penulis: Habibul Adnan❯

NAIKKAN TARGET: Suasana pelaksanaan paripurna di DPRD Lombok Utara, belum lama ini. Dewan menaikkan target PAD pada tahun 2026
NAIKKAN TARGET: Suasana pelaksanaan paripurna di DPRD Lombok Utara, belum lama ini. Dewan menaikkan target PAD pada tahun 2026
LombokPost – DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU) menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2026 menjadi Rp 370 miliar.


Advertisement

Angka ini meningkat dibanding target PAD tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp 341 miliar.

Wakil Ketua DPRD KLU, Hakamah mengatakan, kenaikan target tersebut didasarkan pada potensi daerah yang dinilai sangat besar.

Terutama dari sektor pariwisata di kawasan wisata unggulan Tiga Gili yang selama inj menjadi penyumbang utama PAD.

Advertisement

Politisi Partai Gerindra ini menambahkan, mobilitas wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman) yang keluar masuk wilayah Lombok Utara terus meningkat.

Menurutnya, hal tersebut merupakan peluang besar untuk mendongkrak PAD.

“Potensi kita memang ada dan sangat besar, terutama di sektor pariwisata kawasan Tiga Gili. Akhir tahun pengunjung membeludak. Termasuk destinasi wisata di wilayah daratan KLU juga ramai dikunjungi,” ujar Hakamah.

Advertisement

Bahkan, menurut Hakamah, potensi PAD Lombok Utara sebenarnya bisa mencapai hingga Rp 700 miliar.

Namun, realisasi tersebut masih terkendala minimnya dukungan fasilitas dan sistem pengelolaan yang optimal, khususnya pemanfaatan teknologi.

Misalnya untuk masuk ke kawasan Tiga Gili, ke depan bisa menggunakan sistem teknologi seperti e-tol agar tidak ada kebocoran.

Saat ini masih banyak pintu masuk dan belum terkontrol secara maksimal.

"Ini menjadi bahan evaluasi, termasuk sektor-sektor lain di luar pariwisata,” tegasnya.

Karena itu, dia berharap, agar ke depan ada pengelolaan yang lebih profesional di pintu masuk kawasan wisata tiga Gili.

Sehingga potensi penerimaan pendapatan bisa lebih besar.

"Agar ke depan kita berani mematok target PAD lebih besar," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) KLU Tri Darma Sudiana, membenarkan adanya kenaikan target PAD tahun 2026 tersebut.

Ia mengaku optimistis target yang ditetapkan dapat tercapai, bahkan terlampaui.

“Pada tahun 2025, target PAD khusus di Bapenda sebesar Rp 200 miliar lebih. Realisasinya mencapai lebih dari 120 persen,” ungkap Tri Darma.

Dengan capaian tersebut, pihaknya yakin peningkatan target PAD tahun 2026 menjadi Rp 370 miliar masih realistis.

Itu bisa tercapai selama didukung dengan penguatan sistem, pengawasan, serta optimalisasi seluruh potensi pendapatan daerah.

Advertisement
Editor : Siti Aeny Maryam
Sumber : Liputan
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

DPRD KLU Ingatkan Pemda Agar Belanja Daerah Tepat Sasaran

DPRD KLU Ingatkan Pemda Agar Belanja Daerah Tepat Sasaran

Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLU) diminta agar tidak hanya mengejar serapan anggaran dalam pelaksanaan Perubahan APBD 2026. Tapi yang tak k

DPRD KLU Masih Tunggu Kajian KPBU APJ

DPRD KLU Masih Tunggu Kajian KPBU APJ

Rencana Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk pengadaan Alat Penerangan Jalan (APJ) di Kabupaten Lombok Utara (KLU) sepertin

Sorot Diskresi PT TCN di Gili Trawangan, Dewan Minta Pemda Segera Kaji Pembangunan Pipa Bawah Laut

Sorot Diskresi PT TCN di Gili Trawangan, Dewan Minta Pemda Segera Kaji Pembangunan Pipa Bawah Laut

Persoalan krisis air bersih yang terus berulang di kawasan wisata kawasan Gili Tramena (Trawangan, Meno, Air) mendapat perhatian dari dewan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer