Ia menerangkan desa ini juga sudah mendapatkan penghargaan 2021 lalu. Yakni pada Ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, dengan raihan juara IV Kategori Daya Tarik Wisatawan. Kemudian pengembangan desa ini terus dilakukan. Termasuk sistem pengelolaan sudah dilakukan oleh BUMDes dalam pengembangan Desa Wisata yang telah memiliki legalitas. Kemendes juga memberikan dukungan berupa homestay. ”Kita terus berusaha karena Senaru memiliki daya tarik wisata yang mendukung pengembangan pariwisata. Rata-rata perhari wisman yang datang 200 orang,” imbuhnya.
Yang dijual ke wisatawan Desa Senaru yaitu panorama, budaya, alam, hingga Gunung Rinjani. Rata-rata lama menginap di Desa Senaru, tiga hari dua malam. ”Inilah yang kami targetkan lama menginap wisatawan bisa bertambah kurang lebih empat malam hingga lima malam untuk eksplor wisata alam dan budaya lainnya,” imbuhnya.
Ketua Tim Lomba Nursaid menulis dalam surat pengumuman ini ada dua kategori yang diumumkan untuk Lomba Desa Wisata Nusantara 2023. Kategori pertama 45 besar kategori desa sangat tertinggal/tertinggal/berkembang.
Kategori kedua 45 besar kategori desa maju/mandiri. ”Desa yang dinyatakan lolos ini sudah mengikuti tahapan seleksi berikutnya yaitu Persentasi Desa Wisata Nusantara,” kata dia. (nur/r9)
Editor : Kimda Farida