LombokPost - Aloha Beach Club di Desa Sengkol, Pujut, Lombok Tengah (Loteng), menjadi magnet baru bagi wisatawan yang ingin menikmati kuliner lezat sambil bersantai di Pantai Tanjung Aan.
Tak hanya jadi spot favorit berselancar dan berjemur, Aloha Beach Club menyajikan pengalaman ‘Bali banget’ dengan sentuhan lokal yang memikat.
Dari hidangan internasional hingga sajian khas Lombok yang dimodifikasi, Aloha Beach Club menjelma jadi destinasi wajib bagi pecinta kuliner yang mencari suasana santai bak di Kuta.
Masuk ke area Aloha Beach Club, pengunjung langsung disambut suasana tropis yang kental, mengingatkan pada gemerlap Pantai Kuta, Bali.
Kebanyakan tamunya adalah wisatawan asing dan domestik yang ingin menikmati liburan, ada yang asyik berselancar, ada pula yang berjemur di tepi pantai sambil menyeruput minuman segar.
”Orang sering mikirnya beach club itu diskotek remang-remang, tapi di Aloha Beach Club ini adalah warung lokal yang saya sulap bernuansa menyatu dengan alam,” ujar Kartini Lumbanraja, pemilik Aloha Beach Club.
Kartini menjelaskan bahwa kekayaan alam seperti matahari, pantai, dan ombak adalah aset gratis yang bisa dinikmati dengan nyaman.
Dia mengubah konsep "warung lokal" menjadi Aloha Beach Club yang nyaman dan rileks, terutama bagi wisatawan asing.
”Menikmati alam ini kan gratis ya, tapi bagaimana kita sulap agar menjadi produk yang layak dinikmati dengan nyaman. Selain surfing, turis bisa menikmati sinar matahari dengan berjemur di sini,” terangnya.
Meski menyajikan dominan kuliner western, Aloha Beach Club tetap mengedepankan bahan-bahan lokal. Kartini jeli memadukan cita rasa lokal dengan sentuhan western, menciptakan menu unik yang akrab di lidah turis.
Contohnya, olahan sate daging sapi yang dikemas dengan cita rasa lokal namun tidak terlalu pedas.
”Misal kita hadirkan menu sate daging sapi, kita buat cita rasa lokal yang Tidak terlalu pedas,” kata Kartini.
Ia berharap sektor pariwisata Lombok terus maju, tanpa mengesampingkan pengusaha lokal seperti Aloha Beach Club yang turut berkontribusi memajukan kuliner dan pariwisata Lombok. (ewi/r8)
Editor : Siti Aeny Maryam