Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Abu Hamzah, Jubir Brigade Saraya Al Quds yang Jadi Idola Baru Warganet Dunia

Kimda Farida • Jumat, 24 November 2023 | 19:54 WIB
BERWIBAWA: Abu Hamzah, Jubir Brigade Saraya Al Quds (Tangkapan layar Twitter @warfareanalysis)
BERWIBAWA: Abu Hamzah, Jubir Brigade Saraya Al Quds (Tangkapan layar Twitter @warfareanalysis)

LombokPost--Nama Abu Hamzah kini menjadi salah satu tokoh perjuangan rakyat Palestina yang kerap muncul di media sosial dunia. 

Sosok juru bicara dari Brigade Saraya Al Quds ini bahkan kini menjelma menjadi idola baru warganet dunia. Penampilan dan kharismanya menurut warganet sama dengan Abu Ubaidah, jubir Hamas yang memiliki pamor mendunia.

"Sampe follow tiktok nya Abu Hamzah. Biar bisa mandangin tatapan matanya terus. Ga tau deh ini abu hamzah atau Abu Ubaidah, yang pasti bukan Abu Janda Unfaedah," tulis akun Twitter @imaaqueenz.

Brigade Saraya Al-Quds atau Brigade Al Quds (AQB) adalah sayap bersenjata organisasi Islam di Palestina yaitu Jihad Islam Palestina. Mereka merupakan kelompok terbesar kedua di Jalur Gaza, setelah Hamas. Pemimpin AQB adalah Ziyad al-Nakhalah, yang berbasis di Damaskus, Suriah. 

Ciri khas Brigade Saraya Al-Quds memakai ikat kepala hitam dan penutup wajah hitam dengan tulisan Arab berwarna kuning Brigade Tentara Saraya Al Quds.

Kemunculan Abu Hamzah yang terbaru pada Jumat (24/11) melalui siaran resmi Brigade Saraya Al-Quds. Dalam bahasa Arab yang diterjemahkan, Abu Hamzah menyampaikan selama 48 hari, Brigade Saraya Al-Quds dan tentara perlawanan Palestina membombardir kota-kota yang diduduki militer Israel dengan ratusan roket dan mortir. Mereka berhasil mengembalikan para tentara Zionis ke rumah sakit dan kuburan.

"Pasukan elit yang gagah berani menyerbu sampai syahid dan menampilkan putra-putra terbaik dalam pertempuran yang melibatkan unit spesial medan perang. Perlawanan Islam di Lebanon mengarahkan musuh dengan serangan mematikan, dan apa yang akan terjadi lebih besar lagi," ujarnya dalam video berdurasi 8 menit 4 detik tersebut.

Dia melanjutkan, di Irak, serangan diarahkan ke pangkalan Amerika, dan Yaman yang bahagia menghancurkan Umm al-Rashrash dengan rudal dan pawai. "Dan akan kembali kepada kami Laut Merah Arab kami ke asuhan Arabnya," imbuhnya.

Dia memberi tahu musuh bahwa hak untuk mengambil tindakan hukum adalah milik Brigade Saraya Al Quds. Wilayah Tepi Barat Palestina masih merupakan bagian integral dari perjuangan mempertahankan kehormatan Arab dan Islam.

"Kami menyatakan komitmen kami untuk menghentikan operasi militer selama periode gencatan senjata kemanusiaan, yang berlaku selama musuh mematuhinya, dan pelanggaran apa pun akan ditanggapi dengan respons yang tepat, dan proyek jihad kami tidak akan berhenti sampai seluruh Palestina dibebaskan," tegasnya dengan lantang.

"Mengingat tahap pertama dari kesepakatan yang diharapkan di mana kami membebaskan sejumlah tahanan musuh, kami mengucapkan selamat kepada tahanan pria dan wanita kami dan memberi tahu mereka bahwa kalian dan rakyat kalian berhak mendapatkan lebih banyak perlawanan dari kita, dan kami adalah orang-orang yang tidak akan meninggalkan tawanan kami di tangan perampas kekuasaan, dan kami tidak akan meninggalkan pertempuran kami sampai semua tujuan kami tercapai. Kami tidak akan mengibarkan bendera putih dan hanya akan menang dalam pertempuran," ujarnya. (ksj)

 

Editor : Kimda Farida
#hamas #abu hamzah #Israel #Palestina #Brigade Saraya Al Quds