Suasana berbeda tampak di Pelabuhan Teluk Nara, Jumat (31/10). Dua kapal patroli milik Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Lombok Utara Polda NTB—KP. XXI 2015 dan KP. XXI 1004—berubah fungsi menjadi sentra pelayanan publik.
Di bawah komando Kasatpolairud AKP I Gusti Made Suarjaya S.Par, kapal-kapal tersebut memberikan dua layanan vital: pemeriksaan kesehatan gratis dan perpustakaan terapung bagi masyarakat pesisir.
Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta melalui kasatpolairud mengatakan kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga, terutama para guru dan murid SDN 6 Malaka.
“Biasanya kapal ini berlayar untuk menjaga keamanan. Tapi hari ini, kapal ini membawa harapan dan ilmu,” ujar I Gusti Made Suarjaya di hadapan para murid.
Anak-anak tampak antusias saat naik ke atas kapal yang disulap menjadi ruang baca. Mereka menikmati berbagai buku bacaan sambil mengenal lebih dekat profesi Polairud.
Program ini bertujuan menumbuhkan minat baca sejak dini dan memperkuat gerakan literasi di wilayah pesisir.
Setelah kegiatan membaca, rombongan siswa diajak berlayar menuju Gili Trawangan. Perjalanan ini menjadi pengalaman edukatif yang tak terlupakan bagi mereka.
Tak hanya untuk anak-anak, program ini juga menyentuh masyarakat pesisir. Bersama tim medis dari Puskesmas Nipah, Polairud membuka layanan kesehatan gratis bagi warga Teluk Nara yang selama ini kesulitan menjangkau fasilitas medis.
“Program ini adalah wujud nyata Polri sebagai Polisi Penolong, bukan hanya dalam penegakan hukum, tapi juga dalam bidang sosial dan kemanusiaan,” jelas I Gusti.
Ia menegaskan, Klinik dan Perpustakaan Terapung menjadi bukti komitmen Polairud Lombok Utara untuk terus hadir membawa manfaat.
“Kami ingin kehadiran Polairud menjadi angin segar bagi peningkatan kesehatan dan pendidikan di pulau-pulau kecil dan wilayah terpencil,” tandasnya. (*)
Editor : Marthadi