Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Guncang Hati Rasulullah! Ternyata Ini 5 Keagungan Alquran yang Bisa Jadi Solusi Hidup Anda, Apa Saja?

Nurul Hidayati • Jumat, 6 Maret 2026 | 17:00 WIB

Siswa kelas XII MAN 1 Mataram saat mengikuti uji kompetensi Tahsin Alquran di aula madrasah setempat, pekan lalu. Lulusan MAN 1 Mataram wajib lulus uji tahsin Alquran.
Siswa kelas XII MAN 1 Mataram saat mengikuti uji kompetensi Tahsin Alquran di aula madrasah setempat, pekan lalu. Lulusan MAN 1 Mataram wajib lulus uji tahsin Alquran.

LombokPost - Tanggal 17 Ramadhan selalu menjadi catatan emas bagi umat Islam.

Itulah momen saat langit dunia bersinggungan dengan bumi melalui turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira.

Peristiwa yang terjadi saat Rasulullah genap berusia 40 tahun 6 bulan 8 hari tersebut bukan sekadar sejarah, melainkan awal dari lahirnya kitab suci yang menjadi solusi bagi segala zaman.

Sekretaris Umum MUI Kota Tangerang, KH Misbahul Munir, S.Ag, MM, dalam wasiat takwanya menekankan bahwa Alquran yang diturunkan secara berangsur selama 22 tahun 2 bulan 22 hari ini menyimpan keagungan luar biasa bagi siapa saja yang mau membaca dan mengamalkannya.

5 Mahkota Keagungan Alquran Kiai Misbahul menguraikan lima poin krusial mengapa Al-Qur’an harus menjadi napas hidup setiap Muslim.

Pedoman dan Rahmat: Alquran adalah kompas agar manusia tidak tersesat dalam kegelapan dunia. Sebagaimana janji Allah dalam QS. Al-Jasiyah: 20, ia adalah rahmat bagi kaum yang meyakini.

Penawar (Syifa): Bukan hanya obat bagi fisik, Al-Qur’an adalah penyembuh penyakit batin. Saat hidup terasa tidak baik-baik saja, ayat-ayat Allah hadir sebagai ketenangan.

Penjaga Martabat: Alquran mengangkat derajat manusia melalui iman dan kebajikan, bukan melalui harta atau jabatan semata.

Pelajaran dan Penerangan: Berbeda dengan syair yang sekadar indah didengar, Al-Qur’an adalah Dzikrun wa Qur’anun Mubin pelajaran yang jelas untuk memperbaiki akhlak umat.

Solusi Sosial: Alquran hadir sebagai pemutus perkara dan pengangkat perselisihan. Di tengah masyarakat yang penuh dinamika, ia menjadi pembeda antara yang hak dan yang batil.

Refleksi di Malam 17 Ramadhan Mengingat betapa mengguncangnya peristiwa di Gua Hira hingga membuat Rasulullah menggigil dan meminta diselimuti oleh Siti Khadijah, sudah sepatutnya umat Islam hari ini tidak menganggap remeh interaksi dengan Alquran.

"Momentum Nuzulul Qur'an adalah saatnya kita mengenal kembali keagungan kitab kita. Jangan biarkan Al-Qur'an hanya menjadi bacaan tanpa pemahaman. Jadikan ia solusi di tengah perselisihan masyarakat," pesan Kiai Misbahul.

Di tengah suasana Ramadhan 1447 H ini, warga NTB diharapkan mampu menjadikan Al-Qur'an sebagai Way of Life, sehingga keberkahan tidak hanya dirasakan secara individu, tetapi juga membawa kedamaian bagi daerah secara keseluruhan.

Editor : Kimda Farida
#Al-Qur'an #kebajikan #manusia #Pedoman Hidup #gua hira