LombokPost – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) resmi berganti kepemimpinan. Jabatan general manager yang sebelumnya diemban Rizki Aftarianto kini diserahterimakan kepada RDW Manurung dalam acara pisah sambut yang berlangsung di Mataram.
Rizki Aftarianto mendapat amanah baru sebagai General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara. Sementara RDW Manurung sebelumnya menjabat Vice President Administrasi Konstruksi Jawa, Madura, Bali, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara pada Direktorat Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN Kantor Pusat.
Dalam sambutannya, Rizki menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan PLN, pemerintah daerah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan yang telah mendukung berbagai program pembangunan ketenagalistrikan selama masa tugasnya di Nusa Tenggara.
“Terima kasih atas dukungan dan kolaborasi yang telah diberikan selama ini. Semangat kebersamaan, gotong royong, dan dedikasi yang telah dibangun bersama menjadi kekuatan PLN UIP Nusra dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan,” ujarnya.
Baca Juga: PJU Mati Masih Dibayar, Jaksa Minta Dishub Loteng Validasi Titik PJU
Sementara itu, RDW Manurung menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai proyek strategis yang tengah berjalan di wilayah Nusa Tenggara.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Bersama seluruh insan PLN UIP Nusra, kami siap melanjutkan dan mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan energi yang andal bagi Nusa Tenggara,” katanya.
Tidak menunggu lama setelah resmi menjabat, RDW Manurung langsung melakukan kunjungan lapangan ke proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Mataram–Mantang bersama jajaran manajemen PLN UIP Nusra.
Baca Juga: Proyek TPST Kebon Talo Rp 87 Miliar Segera Dikerjakan
Kunjungan tersebut menjadi langkah awal kepemimpinannya dalam mengawal percepatan proyek strategis PLN di Nusa Tenggara. Proyek SUTT 150 kV Mataram–Mantang diharapkan mampu memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Pulau Lombok sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui pasokan listrik yang lebih stabil dan berkelanjutan.
Pergantian kepemimpinan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk menjaga kesinambungan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Nusa Tenggara yang saat ini terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan energi masyarakat dan dunia usaha.
Editor : Marthadi