LombokPost – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) memperkuat sinergi dengan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) guna mempercepat pembangunan proyek strategis nasional (PSN) sektor ketenagalistrikan di wilayah tersebut.
Komitmen itu mengemuka dalam audiensi General Manager PLN UIP Nusra RDW Manurung bersama jajaran manajemen dengan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi NTT Fransiska Vivi Ganggas di Kantor Wilayah BPN NTT, Senin (29/6).
Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan koordinasi penyelesaian aspek pertanahan yang menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, terutama proyek pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT).
Berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034, Provinsi NTT akan memperoleh 132 proyek ketenagalistrikan dengan total kapasitas mencapai 2.182 megawatt (MW). Dari total tersebut, sekitar 1.016 MW atau 47 persen berasal dari pembangkit energi baru terbarukan.
Baca Juga: Menhut Raja Juli Berpeluang Dipanggil KPK dalam Kasus OTT Bupati Kuansing
Besarnya porsi pengembangan EBT membuat kepastian hukum atas lahan dan percepatan proses pertanahan menjadi salah satu aspek yang menentukan keberhasilan proyek sesuai target pemerintah.
Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi NTT Fransiska Vivi Ganggas mengatakan pihaknya siap memperkuat koordinasi dengan PLN demi mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Kami berharap kolaborasi, sinergi, dan koordinasi yang telah dibangun dapat terus diperkuat guna mendukung pembangunan untuk kepentingan umum, khususnya sektor ketenagalistrikan," ujarnya.
General Manager PLN UIP Nusra RDW Manurung menegaskan kelancaran proses pengadaan tanah dan kepastian hukum merupakan faktor penting dalam percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan di NTT.
Baca Juga: Ekonomi NTB Terus Menguat, Pariwisata dan Daya Beli Petani Meningkat
"PLN UIP Nusra berkomitmen memperkuat sinergi dan melanjutkan kolaborasi bersama jajaran BPN Provinsi NTT. Kami siap menindaklanjuti setiap arahan dan masukan guna mencari solusi terbaik pada setiap tahapan pembangunan," katanya.
Menurutnya, kolaborasi antara PLN dan BPN diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai proyek ketenagalistrikan, termasuk proyek energi baru terbarukan yang menjadi bagian dari agenda transisi energi nasional.
Ia optimistis, koordinasi yang semakin kuat akan mendukung penyelesaian proyek sesuai target pemerintah sekaligus menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menarik investasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Editor : Marthadi