Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Hari Bhayangkara Ke-80, Kombes Dewa Wijaya: Enam Arahan Presiden Jadi Pedoman Polri Layani Masyarakat

Marthadi • Kamis, 2 Juli 2026 | 11:28 WIB
Kombes Pol. Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya.
Kombes Pol. Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya.

LombokPost – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi jajaran Kepolisian Republik Indonesia untuk memperkuat integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu disampaikan Kombes Pol. Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya usai mengikuti upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Satuan Latihan Korps Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7).

Menurut Dewa Wijaya, enam arahan yang disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto saat memimpin upacara menjadi pedoman bagi seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas dan menjaga kepercayaan masyarakat.

"Enam arahan Bapak Presiden menjadi pedoman bagi seluruh anggota Polri. Kepercayaan rakyat harus dijaga melalui pelayanan yang tulus, penegakan hukum yang adil, profesionalisme, serta semangat mengabdi tanpa henti," ujarnya.

Pejabat Baharkam Polri tersebut menilai sinergi antarlembaga menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan dan memperkuat persatuan nasional. Menurutnya, kolaborasi harus diwujudkan melalui kerja nyata, tidak hanya sebatas koordinasi.

Baca Juga: Pusat Bangun TPST Kebon Talo Rp 97 Miliar, Pemkot Mataram Tanggung Operasional

Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari TNI, pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, media, pelaku usaha, petani, nelayan, buruh, hingga masyarakat luas untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga stabilitas keamanan.

"Kolaborasi seperti ini akan menghadirkan keamanan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polri," katanya.

Selain memperkuat sinergi, Dewa Wijaya juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia Polri. Menurutnya, personel kepolisian harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, transformasi digital, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan dalam mendukung tugas kepolisian.

"Belajar tidak boleh berhenti. Personel Polri harus adaptif, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus tetap mengedepankan sisi humanis saat melayani masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: Gaji PPPK Paro Waktu KLU Dibayar Penuh Lewat APBD Perubahan

Ia menambahkan, Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga momentum evaluasi untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.

"Hari Bhayangkara ke-80 harus dimaknai sebagai momentum memperkuat pengabdian untuk negeri. Mari terus bekerja dengan hati, menjaga amanah rakyat, membuka diri terhadap kritik, serta menghadirkan pelayanan terbaik demi Indonesia yang aman, damai, dan maju," pungkasnya.

Editor : Marthadi
#Hari Bhayangkara ke-80 #Kombes Dewa Wijaya #Polri pelayanan masyarakat #Presiden Prabowo Subianto