LombokPost - Khawatir dengan pemain berposisi bek kiri di Persebaya Surabaya musim ini? Jangan lupa masih ada sosok Mikael Alfredo Tata.
Di musim ini pemain bernomor punggung 25 ini menjadi satu-satunya pemain Persebaya Surabaya yang secara natural berposisi sebagai bek kiri. Musim 2025/26 adalah musim ketiganya bersama Persebaya Surabaya.
Mikael Alfredo Tata adalah bek kiri yang mempunyai atribut kecepatan dan berani melakukan duel satu lawan satu dengan pemain lawan.
Tak hanya itu, Tata juga dikenal sebagai pemain belakang yang tak ragu untuk mengambil tekel terhadap lawannya.
Pemuda berusia 21 tahun ini bergabung dengan Persebaya di paruh putaran kedua Liga 1 2023/24 setelah mengundurkan diri dari Arema FC.
Di tiga laga awal Persebaya di putaran kedua, Tata lebih banyak duduk di bangku cadangan. Kebugaran menjadi alasan kenapa Tata masih berada di bangku cadangan ketika itu.
Debut Tata tiba tatkala Reva Adi Utama harus absen karena akumulasi kartu di laga tunda pekan ke-18 kontra Persis Solo di Surabaya.
Pelatih ad-interim Uston Nawawi memainkannya selama 90 menit dan hasilnya tidak mengecewakan bagi Tata meskipun Persebaya Surabaya harus puas berbagi angka 1-1 dengan Persis Solo di akhir pertandingan.
Ketika Paul Munster resmi ditunjuk sebagai Pelatih Kepala Persebaya yang baru di tengah musim 2023/24, Tata mulai sering mendapatkan kesempatan bermain.
Sepanjang paruh kedua Liga 1 2023/24 dia bermain sebanyak delapan kali dan memulai sebagai starter sebanyak lima kali.
Dari delapan kali penampilan ini pemuda berdarah Serui, Papua ini mencatatkan tekel sukses sebanyak 50 kali, 14 kali sapuan, 41 kali intersep dan tiga kali mendapatkan kartu kuning.
Bersama dengan pemain-pemain lainnya, Persebaya dibawanya menyelesaikan musim yang seperti roller coaster di peringkat ke-12.
Di Liga 1 2024/25, Mikael Tata bermain di sepuluh laga pertama dan secara total mendapatkan 639 menit bermain.
Setelahnya pemuda bertinggi badan 175 cm harus absen meninggalkan Green Force karena mendapatkan pemanggilan Timnas Indonesia untuk persiapan AFF Cup 2024.
Namun sekalipun sedang melakukan tugas negara, Tata tak bisa bersantai karena mendapatkan saingan kuat di posisi bek kiri. Ardi Idrus didatangkan oleh Persebaya di awal musim dari Bali United dengan status pinjaman.
Diperjalanan musim ini, performa Tata terlihat masih kurang konsisten dalam mengawal sisi kiri pertahanan Persebaya.
Banyak hal yang harus dibenahi dari Mikael Alfredo Tata jika ingin bersaing dengan pemain-pemain lainnya di posisi yang sama. Satu hal yang mencolok bagaimana stamina Tata yang cepat menurun.
Tak mengherankan jika pasca memperkuat Indonesia di AFF Cup 2024 dia hanya bisa mencatatkan sembilan penampilan yang lima diantara dimulai sejak menit awal pertandingan dan hanya mencatatkan 374 menit bermain.
Waktu bermainnya menurun 41% bila dibandingkan dengan waktu bermain di 10 laga awalnya.
Tentunya ini peringatan bagi Tata untuk dapat meningkatkan kualitas bermainnya mengingat pentingnya menit bermain untuk pemain muda seperti dirinya.
#StatsRawon mencatat statistik musim keduanya bersama Persebaya Surabaya menghasilkan 40% akurasi umpan silang, 76% akurasi umpan, 46% duel udara berhasil dan 1,3 sapuan per laga.
Jumlah ini menurun dua persen untuk akurasi umpan, turun 16% untuk duel udara dan turun 16% duel udara berhasil. Namun naik 27,5% untuk akurasi umpan silang dan 15% untuk sapuan per laga.
Mantan pemain Indonesia U19 ini jelas layak dilabeli sebagai pemain muda yang penuh potensi. Bagaimana tidak berpotensi kalau ternyata pemain ini kerap mendapatkan panggilan untuk seleksi bersama Timnas Indonesia.
Terakhir, Tata dipanggil pemusatan latihan Indonesia U23. Namun dengan sangat terpaksa pelatih Gerard Vanenburg harus mencoretnya karena Tata sakit.
Musim 2025/26 tak lama lagi bergulir. Besar harapan pendukung Persebaya untuk melihat Mikael Alfredo Tata muncul dan memaksimalkan kembali potensi yang ada di kompetisi musim ini.
Terlebih lagi Tata adalah satu-satunya pemain Tim Bajul Ijo yang berposisi sebagai bek kiri yang memiliki kaki dominan kiri. Mungkin saja dia lebih berkembang lagi dibawah asuhan Eduardo Perez Moran? Ayo Tata, kamu bisa! (***)
Baca artikel detikjatim, "Liga 1: Syukur Mikael Tata Tetap Berseragam Persebaya" selengkapnya https://www.detik.com/jatim/sepakbola/d-7386516/liga-1-syukur-mikael-tata-tetap-berseragam-persebaya.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/de
Baca artikel detikjatim, "Liga 1: Syukur Mikael Tata Tetap Berseragam Persebaya" selengkapnya https://www.detik.com/jatim/sepakbola/d-7386516/liga-1-syukur-mikael-tata-tetap-berseragam-persebaya.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/d
Baca artikel detikjatim, "Liga 1: Syukur Mikael Tata Tetap Berseragam Persebaya" selengkapnya https://www.detik.com/jatim/sepakbola/d-7386516/liga-1-syukur-mikael-tata-tetap-berseragam-persebaya.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/de