LombokPost - Menjelang musim baru, Massimo Allegri, pelatih AC Milan dihadapkan pada dilema dalam menentukan posisi terbaik untuk Luka Modric.
Meski usia Luka Modric hampir 40 tahun, performanya masih sangat impresif dan bisa bermain di tempo tinggi serta mengatur ritme permainan AC Milan.
Masalahnya, selain Luka Modric, lini tengah AC Milan saat ini juga dijejali pemain-pemain berkualitas lain yang tentu butuh menit bermain dari Massimiliano Allegri.
Setidaknya ada dua opsi posisi terbaik untuk Luka Modric di AC Milan.
Pertama, Luka Modric bisa bermain sebagai regista alias deep-lying playmaker di AC Milan asuhan Massimiliano Allegri.
Luka Modric bisa bermain sebagai regista AC Milan di tengah formasi 4-3-3, memaksimalkan visi dan passing-nya, serta menjaga kondisi fisiknya yang tak lagi muda.
Dengan demikian, Luka Modric akan berperan sebagai otak permainan AC Milan dari belakang, mengatur ritme dan distribusi bola skuad asuhan Massimiliano Allegri.
Opsi kedua, Luka Modric bisa bermain sebagai pemain box-to-box di AC Milan.
Luka Modric juga bisa bermain sebagai box-to-box midfielder yang lebih aktif naik-turun, memberikan energi dan kreativitas di lini tengah AC Milan.
Baca Juga: Pemain Ini Pergi, AC Milan Benar-benar Krisis Striker Murni
Namun, pertanyaannya apakah Luka Modric masih memiliki stamina untuk bermain dalam peran ini di AC Milan asuhan Massimiliano Allegri.
Menurut laporan dari Tuttosport, Massimiliano Allegri sang pelatih AC Milan yakin akan menjadikan Luka Modric sebagai regista untuk memaksimalkan kemampuan passing dan visinya.
Dengan demikian, Luka Modric akan berperan sebagai pengatur ritme permainan dan distributor bola yang efektif bagi AC Milan.
Patut diingat, selain Luka Modric, AC Milan masih memiliki Loftus-Cheek, Fofana, dan Ardon Jashari di lini tengah.
Mereka siap memberikan tenaga dan kecepatan di lini tengah AC Milan, mendukung Luka Modric dan membantu tim dalam transisi.
Dengan demikian, mereka akan menjadi pendukung yang efektif bagi Luka Modric dalam menjalankan perannya sebagai regista di AC Milan.
Masalahnya, AC Milan masih memiliki pemain tengah lain Samuele Ricci.
Jika peran di atas dimainkan Luka Modric, posisi dan menit bermain Samuele Ricci masih tanda tanya di AC Milan.
Kini semua tergantung pada keputusan pelatih AC Milan Massimiliano Allegri tentang peran Luka Modric di lini tengah.
Apakah Samuele Ricci akan menjadi pilihan utama di lini tengah atau harus bersaing dengan pemain lain semisal Luka Modric.
Pertanyaan untuk Massimiliano Allegri saat ini, apakah akan menjadikan Luka Modric sebagai regista atau memberinya lebih banyak kebebasan sebagai box-to-box midfielder AC Milan?
Keputusan ini akan memengaruhi dinamika tim dan strategi permainan AC Milan musim ini.
Dengan demikian, pelatih AC Milan Massimiliano Allegri harus membuat keputusan yang tepat untuk memaksimalkan kemampuan Luka Modric dan meningkatkan performa tim.
Apakah Luka Modric akan menjadi kunci sukses AC Milan musim ini? Kita tunggu saja. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic